Gen Z dan Investasi: Antara Analisis atau FOMO?

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Senin, 6 Juli 2026 | 11:13 WIB

 

 

Oleh : Rahmi Anggi & Monalisa
Mahasiswa Magister Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Satu video berdurasi tiga puluh detik tentang keuntungan saham atau aset kripto dapat membuat banyak orang membuka aplikasi investasi pada hari yang sama.

Grafik hijau, tangkapan layar portofolio bernilai fantastis, serta narasi “modal kecil, cuan besar” terus muncul di lini masa.

Bagi Gen Z yang tumbuh bersama telepon pintar dan media sosial, investasi kini tidak lagi terasa sebagai aktivitas eksklusif milik orang kaya atau analis pasar. Investasi hadir di genggaman tangan, cepat, mudah, dan terlihat sangat menjanjikan.

Namun, kemudahan itu menyimpan pertanyaan yang tidak sederhana: apakah Gen Z berinvestasi karena memahami aset yang dibeli, atau karena takut menjadi satu-satunya orang yang tertinggal dari tren?

Media sosial telah mengubah cara generasi muda memandang investasi. Dulu, seseorang mungkin membaca koran ekonomi, mempelajari laporan keuangan, atau berdiskusi dengan penasihat investasi sebelum membeli saham.

Kini, keputusan membeli dapat dipicu oleh video pendek, rekomendasi influencer, percakapan di grup daring, atau unggahan teman yang memamerkan keuntungan.

Dalam ruang digital yang serba cepat, investasi berisiko berubah menjadi aktivitas reaktif: membeli karena ramai, menjual karena panik, lalu menyesal ketika harga bergerak berlawanan.

Fenomena ini tidak cukup dijelaskan oleh teori keuangan tradisional yang menganggap investor selalu rasional.

Dalam teori tersebut, investor diasumsikan mampu mengolah informasi dan memilih aset terbaik untuk memaksimalkan keuntungan. Kenyataannya, investor adalah manusia.

Mereka membawa emosi, ketakutan, pengalaman, ambisi, dan tekanan sosial ke dalam setiap keputusan keuangan. Karena itulah, behavioral finance menjadi penting untuk memahami pasar modern, terutama ketika keputusan investasi semakin dipengaruhi oleh media sosial.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Rekomendasi

Terkini

Gen Z dan Investasi: Antara Analisis atau FOMO?

Senin, 6 Juli 2026 | 11:13 WIB
X