Teken MoU dengan PT PPI, Agrinas Ingin Memperkuat Pengembangan Energi Terbarukan

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Rabu, 1 Juli 2026 | 21:25 WIB
Agrinas teken MoU dengan PT PPI. (f: Ist)
Agrinas teken MoU dengan PT PPI. (f: Ist)

 

JAKARTA, RIAUSATU.COM - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program pemerintah melalui pengembangan energi terbarukan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Pertamina Power Indonesia (PPI) sebagai langkah strategis untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Ini sejalan dengan penugasan Agrinas Palma Nusantara dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2026 tentang Percepatan Swasembada Pangan Bidang Pertanian dalam Mewujudkan Ketahanan Nasional dan Kemandirian Bangsa.

Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Bisnis PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Nurhidayat, bersama Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis PT Pertamina Power Indonesia, Harsono Budi Santoso.

Penandatanganan ini menandai dimulainya sinergi kedua perusahaan dalam menjajaki berbagai peluang pengembangan energi baru dan terbarukan yang dapat mendukung agenda pembangunan nasional.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Muhammad Abdul Ghani, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mengoptimalkan potensi bioenergi nasional sebagai bagian dari pelaksanaan penugasan pemerintah.

"Kerja sama ini menjadi langkah strategis Agrinas Palma Nusantara dalam mengoptimalkan potensi bioenergi nasional. Fokus pada reaktivasi pabrik biodiesel serta pengembangan bioetanol berbahan baku singkong diharapkan mampu menciptakan nilai tambah bagi komoditas pertanian, memperkuat ketahanan energi, dan mendukung pelaksanaan program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah. Kami meyakini bahwa sinergi antar-BUMN akan mempercepat terwujudnya ekosistem bioenergi nasional yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Muhammad Abdul Ghani.

Melalui kerja sama ini, Agrinas Palma Nusantara bersama PT Pertamina Power Indonesia akan memfokuskan penjajakan kolaborasi pada pengembangan energi terbarukan berbasis potensi sumber daya nasional.

Fokus utama kerja sama meliputi reaktivasi pabrik biodiesel (Fatty Acid Methyl Ester/FAME) serta pembangunan dua unit pabrik bioetanol berbahan baku singkong, dan berbagai inisiatif energi terbarukan lainnya yang disepakati bersama.

Reaktivasi pabrik biodiesel ditargetkan mampu mengembalikan kapasitas produksi hingga 600 ribu ton per tahun, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan biodiesel nasional dan memperkuat bauran energi berbasis bahan bakar nabati.

Sementara itu, rencana pembangunan dua unit pabrik bioetanol berbahan baku singkong, masing-masing berkapasitas 300 kiloliter per hari (KLPD) atau total 600 KLPD, diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, memperkuat pasokan bioetanol nasional, serta mendukung program swasembada pangan dan transisi menuju energi yang lebih bersih.

Sebagai tindak lanjut Nota Kesepahaman tersebut, Agrinas Palma Nusantara bersama PT Pertamina Power Indonesia akan melaksanakan serangkaian kajian dan studi kelayakan untuk mengidentifikasi proyek-proyek yang berpotensi dikembangkan.

Kajian tersebut akan mencakup aspek teknis, pasar, ekonomi, bisnis, lingkungan, hukum, hingga manajemen risiko guna memastikan setiap peluang kerja sama dapat diimplementasikan secara optimal dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Kolaborasi kedua perusahaan juga akan diperkuat melalui pembahasan aspek strategis, teknis, dan komersial, termasuk pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta teknologi yang relevan dalam pengembangan energi terbarukan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X