Polda Riau Siagakan 4.000 Personel Gabungan Untuk Antisipasi Bencana Alam

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Selasa, 22 November 2022 | 15:17 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal bersama Gubernur Syamsuar saat mengecek pasukan dan peralatan dalam untuk mengantisipasi bencana alam. (ft: ist)
Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal bersama Gubernur Syamsuar saat mengecek pasukan dan peralatan dalam untuk mengantisipasi bencana alam. (ft: ist)

 

 

 

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Polda Riau menyiagakan sekitar 4.000 personel gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP, hingga BPBD dan peralatan untuk mengantisipasi bencana alam di Provinsi Riau. Personel yang disiagakan itu dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek.

Tujuannya, sebagai upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Forkopimda dan stakeholder terkait untuk siap siaga jika terjadi bencana alam secara tiba-tiba.

Apalagi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi dan mengintakan bahwa semua daerah di Provinsi Riau pada November ini akan dihadapkan dengan bencana alam seperti banjir dan longsor akibat musim penghujan yang tinggi.

"Intinya Provinsi Riau harus siap dengan segala sesuatu. Jika sesuatu buruk terjadi, kita sudah tahu apa yang harus dilakukan, kapan harus dilakukan, rumah sakit rujukan mana yang harus dituju, hingga siapa bertanggungjawab apa," jelas Kapolda Riau, Irjen Pol. Muhammad Iqbal usai apel gelar pasukan kesiapsiagaan penanganan bencana alam Provinsi Riau tahun 2022, Selasa (22/11/2022) pagi.

Dalam mengantisipasi bencana, Pemprov Riau saat ini masih mengkaji penetapan status siaga bencana alam seperti banjir dan longsor di Riau tahun 2022.

Saat ini, lanjut Iqbal, Polda Riau dan Pemerintah Provinsi melakukan dua hal, yakni preventif dan preemtif. Salah satunya melaksanakan apel kesiapsiagaan bencana ini.

"Ada beberapa kabupaten/kota yang sudah melaksanakan apel ini dan sudah diperintahkan setelah Provinsi melakukan apel kesiapsiagaan, wajib seluruh kabupaten/kota bergandengan tangan untuk melaksanakan persapan apel dan konsolidasi untuk melaksanakan preventif dan preemtif," jelas mantan Kadiv Humas Polri ini.

Riau saat ini, sebut Iqbal, belum termasuk dalam kategori rawan bencana, sebab menurutnya baru dua kabupaten yang terjadi banjir, yakni Rokan Hulu dan Rokan Hilir, sedangkan Kota Dumai hanya terjadi banjir rob. Namun demikian, Provinsi Riau tetap harus waspada mengingat BMKG telah memberikan peringatan atau kewaspadaan.

"Saat ini belum dikatakan rawan, tapi mapping kita 3 Kabupaten/kota itu (Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Kota Dumai) yang diwaspadai. Intinya kita harus over estimate tidak boleh under estimate," tutup Iqbal. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB
X