PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Kapolda Riau Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara, Selasa pagi (16/5/2017) memimpin pelaksanaan Serah Terima Jabatan (Sertijab) 4 Kapolres diantaranya Kapolres Kampar, Kapolres Indragiri Hulu, Kapolres Bengkalis dan Kapolres Pelalawan, bertempat di Aula Bengkalis SPN, Jalan Pattimura, Pekanbaru.
Kapolda Riau dalam sambutannya mengatakan bahwa Serah Terima Jabatan yang baru saja kita laksanakan memiliki makna yang penting yaitu suatu proses peralihan tongkat estafet kepemimpinan sebagai upaya merespon tuntutan regenerasi didalam organisasi Polri, agar pelaksanaan tugas dapat terus berlanjut sesuai dengan kewajiban dan tanggungjawab yang diamanahkan kepada kita masing-masing.
Melalui peralihan tongkat estafet kepemimpinan ini, lanjut Kapolda Riau, para Kapolres diharapkan terus berpegang teguh pada komitmen untuk meningkatkan kinerja sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik dan mendukung upaya pembenahan diri sehingga Polri dapat semakin tumbuh dan berkembang menjadi organisasi yang unggul serta dipercaya oleh masyarakat.
"Sebagai institusi pemerintah yang menyelenggarakan fungsi pelayanan publik selain dituntut untuk lebih transparan dan akuntabel, Polri juga dituntut untuk senantiasa menunjukkan Profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya. Hal itu merupakan konsekuensi demokratisasi yang semakin berkembang di negara kita dimana kesadaran masyarakat untuk menuntut pelayanan dari para penyelenggara negara semakin tinggi," kata Kapolda Riau.
Tentunya, sambung Irjen Zulkarnain, peran Polda Riau yang direpresentatifkan oleh masing-masing satuan kerja, mulai dari unsur pimpinan, unsur pengawas, pembantu pimpinan, unsur pelaksana tugas pokok dan unsur pendukung harus mampu menjabarkan melalui perumusan kebijakan dan perencanaan strategis guna memudahkan implementasi bagi pelaksana di lapangan.
Begitu juga dengan kepolisian resor, katanya lagi, sebagai kesatuan operasional dasar harus mampu menjabarkan serta lebih fokus dalam menjabarkan dan mengimplementasikan program-program yang telah dirancang, terutama program prioritas Kapolri yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
"Saya kira rekan-rekan sudah sering dipahamkan program Kapolri Profesional Modern dan Terpercaya. Bagaimana menjadikan kita sebagai semakin Profesional, anggota-anggota kita di lapangan semakin profesional kemudian Modern dengan kemampuan yang ada dan hasilnya nanti Terpercaya. Perubahan-perubahan yang harus dilakukan misalnya perubahan reformasi Kultur, kenyamanan menjadikan Polisi yang humanis bagaimana menghilangkan kekerasan eksesip, bagaimana menghilangkan budaya koruptif dan lain sebagainya," kata Kapolda Riau.
"Saya mohonkan betul, dicamkan dan direnungkan. Saya mendoakan, supaya kalian tetap menjadi polisi-polisi yang baik. Ketika saya tanda tangan itu, saya berdoa, mudah-mudahan dia jadi Kapolres yang baik Bastari, Deny, Kaswandi, Basuni saya mendokan. Yang pindah juga begitu mau jadi Wakapolresta, tanda tangan tadi saya mengucap, karena kenapa? Karena kalau kalian baik, secara pribadi baik maka organisasi baik, maka Polda Riau menjadi baik. Upayakan betul-betul bisa menjadi contoh yang baik. Jadi tidak hanya ngomong, sama dengan saya juga. Tidak hanya ngomong tok tapi ikutilah apa yang kita lakukan baik-baik," urai Zulkarnain.
Masih dikatakan Irjen Zulkarnain, dengan Serah Terima Jabatan yang sudah dilakukan, jangan cukup berbangga hati, juga menjadikan motivasi dalam bertugas, karena saudara-saudara rekan-rekan telah diberi kepercayaan untuk mengemban amanah yang begitu besar serta melalui proses seleksi untuk menduduki jabatan yang akan saudara emban.
"Saya kira banyak orang yang ingin jadi Kapolres dan itu butuh proses. Jadi upayakan kita menjadi baik, karena baik itu tidak akan rugi. Karena orang selalu mengatakan, memang baik menjadi orang penting tapi lebih penting lagi menjadi orang baik. Menjadi baik saja dimana pun kita bertugas. Jangan nyakiti orang, jangan nyakiti anggota itu hak-haknya dipotong," pesan Kapolda Riau.
Dikatakan Irjen Zulkarnain, berdasarkan salah satu agenda Kamtibmas pada tahun 2018 yang akan datang adalah Pemilihan Gubernur dan Bupati Indragiri Hilir.
"Jangan sampai ada konflik seperti disampaikan kemarin dalam Video Conference dengan Bapak Kapolri. Jadi, konflik sosial walaupun terjadi satu akan kalah misalnya dengan seratus kejadian pencurian sepeda motor. Hindari gejala-gejala terjadinya konflik sosial yang dipicu oleh isu-isu yang sedang berkembang yang segala dihembuskan untuk merusak kesatuan dan keutuhan bangsa. Berikan pelayanan kepolisian yang maksimal kepada masyarakat dan lanjutkan hal-hal positif yang telah dilaksanakan oleh pejabat terdahulu. Ciptakan dan kembangkan terobosan yang kreatif sehingga dapat meningkatkan kinerja Polri dimasa mendatang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat," jelas Irjen Zulkarnain.
Ditegaskan Kapolda Riau, kegiatan aksi di malam hari tidak boleh dilakukan dan harus dicegah jangan sampai terjadi konflik-konflik diantara anak bangsa.
"Tentu saja dalam memberikan pelayanan tersebut tidak dapat dilakukannya sendiri, butuh peran dan dukungan semua pihak. Untuk itu, segera laksanakan adaptasi dan konsolidasi dengan segala unsur stakeholder yang ada. Apa yang sudah dilakukan oleh Kapolres yang lama, yang baik diikuti, yang kurang baik mungkin diperbaiki, yang sudah baik dipertahankan," kata Irjen Zulkarnain.
Sebelum mengakhiri amanat ini, sambungnya, saya juga mengucapkan selamat jalan dan terima kasih yang sebesar-besarnya dedikasih sumbangsih dan kontribusi yang telah diberikan oleh AKBP Hadi Wicaksono SIK selama menjabat di Polda Riau sehingga mengantarkan saudara pada jabatan yang baru dan teriring doa semoga saudara sukses di tempat yang baru.
"Kepada AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK, AKBP Ari Wibowo SIK, AKBP Abas Basuni SIK, AKBP Arif Bastari SIK dan AKBP Deny Okvianto SIK SH MH serta AKBP Kaswandi Irwan SIK, saya mengucapkan Selamat Atas Jabatan Baru. Saya yakin serta percaya, dengan kemampuan, pengalaman dan latar belakang pendidikan yang dimiliki saudara dapat mengemban tugas dengan sebaik-baiknya. Diucapkan pula terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada ibu Fitri Farida Wicaksono SE yang telah mendampingi suami selama bertugas di Polda Riau. Semoga amal baik dan sikap positif ibu terhadap Bhayangkari dan Polri menjadi tauladan dan bermanfaat bagi kita semua dalam membangun keluarga Polri yang sejahtera. Untuk para isteri rekan-rekan pejabat yang baru, saya tentu mengharapkan agar ibu-ibu senantiasa membantu dan mendukung serta mendampingi suami dalam pelaksanaan tugas serta dapat berkiprah didalam memajukan kesejahteraan Bhayangkari di daerah Riau ini," tutup Irjen Pol Zulkarnain mengakhiri sambutannya.
Untuk diketahui, Kapolres Kampar yang lama AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK menjabat Wakapolresta Pekanbaru menggantikan AKBP Adi Wibowo, sedangkan untuk Kapolres Kampar yang baru AKBP Deny Okvianto SIK SH MH sebelumnya menjabat Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Riau.
Kapolres Pelalawan yang lama AKBP Ari Wibowo SIK menjabat Wakil Kepala SPN Pekanbaru, Kapolres Pelalawan yang baru AKBP Kaswandi Irwan SIK yang sebelumnya menjabat Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Riau.
Kapolres Bengkalis yang lama AKBP Hadi Wicaksono SIK menjabat Kasubag Pers Bag Sumda Ro Renmin Bareskrim Polri, yang baru yakni AKBP Abas Basuni SIK yang sebelumnya menjabat Kapolres Indragiri Hulu.
Kapolres Indragiri Hulu yang lama AKBP Abas Basuni SIK menjabat Kapolres Bengkalis, yang baru yakni AKBP Arif Bastari SIK MH, sebelumnya menjabat sebagai Kabag Binkar Biro SDM Polda Riau.
Acara tersebut dihadiri Irwasda Polda Riau, Pejabat Utama Polda Riau, Kasatwil jajaran Polda Riau, Ibu Ketua dan Pengurus Bhayangkari daerah Riau serta anggota.(fat)