BMKG Prediksi Hampir Seluruh Riau Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Selasa, 21 Juli 2026 | 10:38 WIB
Ilustrasi cuaca. (f: Ist)
Ilustrasi cuaca. (f: Ist)

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Peluang hujan kembali mendominasi cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (21/7/2026). Sejak pagi, awan hujan sudah mulai terpantau di sejumlah daerah dan diprakirakan meluas hingga hampir seluruh kabupaten dan kota pada siang sampai sore hari.

Di tengah kondisi tersebut, seperti dilansir riau.go.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih memantau keberadaan 11 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau.

Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Anggun R., mengatakan aktivitas hujan sudah mulai muncul sejak pagi berdasarkan pemantauan radar cuaca.

"Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kabupaten Indragiri Hulu. Waspadai pula hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai pada sore, malam hingga dini hari," katanya.

Menurut BMKG, memasuki siang hingga sore, hujan diprakirakan turun di hampir seluruh wilayah Riau. Kondisi ini berlanjut hingga malam di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kota Pekanbaru. Sementara menjelang dini hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di Kota Dumai, Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Kampar, serta Kabupaten Bengkalis.

Secara umum, suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembapan 60–100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

"Untuk aktivitas di perairan, BMKG memperkirakan tinggi gelombang laut berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah sehingga kondisi perairan relatif aman bagi pelayaran," jelasnya.

Sementara itu, pemantauan satelit hingga pukul 23.00 WIB mencatat terdapat 246 hotspot di Pulau Sumatera. Sebaran terbanyak berada di Bangka Belitung sebanyak 76 titik, disusul Sumatera Selatan 70 titik, Lampung 53 titik, Aceh 20 titik, Jambi sembilan titik, Kepulauan Riau tiga titik, Bengkulu dua titik, Sumatera Barat dua titik, dan Provinsi Riau 11 titik.

Di Riau, hotspot hanya terdeteksi di dua kabupaten. Kabupaten Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni delapan titik, sedangkan tiga titik lainnya berada di Kabupaten Kuantan Singingi.

"Sebanyak 11 titik panas masih terpantau di Provinsi Riau. Masyarakat kami imbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan agar dapat segera ditangani," ujar Anggun.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca harian. Meski hujan diperkirakan semakin luas, potensi kebakaran hutan dan lahan belum sepenuhnya hilang, sehingga kewaspadaan terhadap munculnya hotspot tetap diperlukan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:03 WIB

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB
X