"Maka dari itu kami masyarakat yang tergabung di dalam Kelompok Tani Buluh Tolang dan Awang Ambi berharap penuh kepada Pemerintah Pusat dan Daerah agar peka dan memperhatikan hak-hak kami sebagai masyarakat kecil yang tertindas oleh PT Arara Abadi, agar tidak lagi terjadi konflik yang berkepanjangan," tuturnya.
"Karena kami masyarakat asli yang lahir, tumbuh besar dan meninggal disini akan terus memperjuangkan hak-hak warisan orang tua kami yang akan kami wariskan lagi kepada anak cucu kami. Demi kehidupan yang layak, kami akan terus berusaha sampai tanah warisan orang tua kami kembali ke pangkuan kami," harap Ari bersama masyarakat lainnya. ***