• Senin, 5 Desember 2022

Sengketa Tanah Antara Masyarakat Talang Muandau dan PT Arara Abadi Terus Terjadi

- Rabu, 21 September 2022 | 14:50 WIB
Masyarakat yang menuntut tanah mereka. (ft: istimewa)
Masyarakat yang menuntut tanah mereka. (ft: istimewa)

Hingga saat ini sebanyak 17 kepala keluarga masyarakat yang berasal dari keluarga dan keturunan orang-orang tua mereka terdahulu terus berusaha merebut kembali tanah mereka setelah PT Arara Abadi Daur (panen). Namun usaha mereka mendapat perlawanan keras dari PT Arara Abadi .

Luas lahan warisan orang-orang tua mereka diperkirakan seluas lebih kurang 300 Ha, dengan jumlah 113 kepala keluarga saat ini. Namun saat ini hanya 25 Ha yang bisa mereka kuasai dan di huni 44 kk, itu pun masih juga mau diambil paksa oleh PT Arara Abadi beralasan masuk di dalam BLOK RKT mereka.

Ari menjelaskan, salah satu Humas PT Arara yang bernama Sutrisno mengatakan, jika perusahaan sudah menerima surat perintah menteri kehutanan untuk mengelola tanah tersbut.

"Sementara kami ingin menyampaikan kepada pemerintah sudilah kiranya mendengar suara hati kami, ada 113 kk yang berharap tanah ini kembali ke pangkuan kami untuk melanjutkan hidup dan kehidupan ditanah tersebut. Kami hanya ingin mendapatkan perlindungan hukum dan keadilan atas tanah kami," ucapnya.

Berbagai upaya telah dilakukan secara terus menerus oleh masyarakat agar mendapatkan keadilan. Mulai dari tingkat pusat, pemerintahan daerah hingga kementerian. Namun keadilan tidak pernah didapatkan. Justru yang di dapat hanya penindasan dan kekerasan dari PT Arara Abadi.

"Maka dari itu kami masyarakat yang tergabung di dalam Kelompok Tani Buluh Tolang dan Awang Ambi berharap penuh kepada Pemerintah Pusat dan Daerah agar peka dan memperhatikan hak-hak kami sebagai masyarakat kecil yang tertindas oleh PT Arara Abadi, agar tidak lagi terjadi konflik yang berkepanjangan," tuturnya.

"Karena kami masyarakat asli yang lahir, tumbuh besar dan meninggal disini akan terus memperjuangkan hak-hak warisan orang tua kami yang akan kami wariskan lagi kepada anak cucu kami. Demi kehidupan yang layak, kami akan terus berusaha sampai tanah warisan orang tua kami kembali ke pangkuan kami," harap Ari bersama masyarakat lainnya. ***

Halaman:

Editor: Daud Mahmud

Tags

Terkini

IMR Riau Galang Dana Gempa Bumi Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 15:08 WIB
X