• Selasa, 4 Oktober 2022

Sengketa Tanah Antara Masyarakat Talang Muandau dan PT Arara Abadi Terus Terjadi

- Rabu, 21 September 2022 | 14:50 WIB
Masyarakat yang menuntut tanah mereka. (ft: istimewa)
Masyarakat yang menuntut tanah mereka. (ft: istimewa)

 

 

BENGKALIS, RIAUSATU.COM - PT. Arara Abadi Distrik Duri II Sebanga kembali melakukan upaya penggusuran paksa terhadap tanah masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Buluh Tolang dan Awang Ambi Desa Koto Pait Beringin Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Bentrokan fisik nyaris terjadi dilokasi antara pihak keamanan PT Arara Abadi dengan masyarakat saat proses penggusuran terjadi pada Senin (19/9/2022).

Masyarakat asli tempatan tersebut mengaku sudah mengelola tanah tersebut secara tradisional dan turun temurun sejak ahun1960 silam. Ada sebanyak 17 kepala keluarga pada masa itu.

"Keberadaan kami mulai terusik dengan kehadiran PT Arara Abadi pada tahun 1996," ungkap Ari (34), salah satu masyarakat yang terimbas.

Ari menyampaikan bahwa PT Arara Abadi mempunyai selembar surat sakti yang di keluarkan oleh Kemenhut No : 743/KPTS/-II/1996.

"Dengan terbitnya surat dari Kemenhut tersebut keberadaan masyarakat di tanah itu berangsur mulai terusik dan terusir dari tanah kelahiran kami," sambung dia

Lanjut Ari, mengingat kala itu orang-orang tua kami tidak tahu harus mengadu kemana, maka mereka hanya bisa pasrah melihat tanah mereka yang digarap bertahun-tahun dan ditanam akasia olah PT Arara Abadi.

Halaman:

Editor: Daud Mahmud

Tags

Terkini

X