"Sebelum pelaksanaan ujian praktek SIM C, petugas akan menjelaskan dan mengarahkan peserta terkait prosedur dan tata cara mengikuti tes tersebut," jelasnya.
Lebih jauh dikatakan Birgitta, selain itu peserta ujian praktek metode huruf S ini akan diberikan pengarahan terkait apa-apa saja yang menjadi penilaian dari petugas terhadap pengemudi.
"Bagaimana tingkah laku, sikap di lampu merah, kemudian bagaimana dia mengikuti angka huruf S pada saat berbelok kanan atau kiri. Atau ada juga uji reaksi pada saat mengerem dia harus belok kanan atau kiri. Ini untuk mengantisipasi apabila kendaraan di depan tiba-tiba berhenti," kata Birgitta.
Untuk uji praktek SIM metode S ini akan lebih mudah karena selain metode yang telah berubah, jarak lajurnya juga sudah diperlebar.
"Kalau dulu agak sempit, untuk sekarang sudah diperlebar dua kali dari biasanya. Dipermudah lagi, tergantung masyarakat itu benar-benar terampil menggunakan sepeda motor atau baru bisa naik sepeda motor," pungkasnya.
Untuk melaksanakan uji praktek pembuatan SIM C ini, Satpas 0914 Satlantas Polresta Pekanbaru telah menyiapkan dua jenis sepeda motor yakni jenis metik dan manual untuk digunakan peserta. ***