Kepala BKN Beri Sinyal Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka, Kapan?

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Rabu, 15 Juli 2026 | 16:07 WIB
Ilustrasi. (f: kompas.com)
Ilustrasi. (f: kompas.com)

 

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh memberi sinyal bahwa pendaftaran Sekolah Kedinasan tahun 2026 akan dibuka pada bulan Juli.

Awalnya Zudan menyatakan pendaftaran akan dimulai dalam waktu dekat.

"Insya Allah segera dibuka," kata Zudan melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Rabu (15/7/2026).

Kemudian ketika dipastikan lebih rinci, Zudan mengonfirmasi pendaftaran akan dimulai Juli ini.

"Iya (bulan Juli)," tulis Zudan.

Tahun 2025, pendaftaran seleksi murid Sekolah Kedinasan bergulir dari tanggal 29 Juni sampai 18 Juli melalui portal Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

Seleksi calon siswa-siswi Sekolah Kedinasan dilaksanakan oleh BKN bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) secara serentak nasional lantaran pendaftar yang lolos ke Sekolah Kedinasan disiapkan untuk jadi aparatur sipil negara (ASN).

Maka itu setiap tahunnya ada kuota daya tampung yang ditetapkan pada masing-masing Sekolah Kedinasan.

Salah satu tahapannya adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Namun tentu sebelumnya pendaftar harus lolos seleksi administrasi lebih dahulu. Sistem CAT BKN dipastikan akan menjamin transparansi hasil seleksi.

Sekolah Kedinasan menarik minat banyak pemuda-pemudi Indonesia lantara biaya pendidikannya gratis.

Kemudian ketika sudah lulus akan langsung bisa bekerja di instansi pemerintah sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dalam arti singkat lulusan Sekolah Kedinasan terjamin mendapatkan pekerjaan.

Tahun 2025 disiapkan kuota sebesar 3.252 formasi untuk tujuh sekolah kedinasan dibawah naungan tujuh instansi.

Adapun peserta yang lolos seleksi sebanyak 98.104 orang.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X