Tahapan Beasiswa Talenta Indonesia Segera Dimulai Februari 2026

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Rabu, 4 Februari 2026 | 22:25 WIB
Ilustrasi. (f: kompas.com)
Ilustrasi. (f: kompas.com)

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Maria Veronica Irene Herdjiono mengatakan, tahapan Beasiswa Talenta Indonesia akan dimulai pada Februari 2026. 

Beasiswa Talenta Indonesia merupakan program fasilitasi karier belajar bagi murid berprestasi pada jenjang pendidikan menengah yang memperoleh prestasi di tingkat nasional dan/atau internasional pada ajang yang diselenggarakan dan/atau difasilitasi oleh Puspresnas. 

Program tersebut merupakan kerja sama antara Kemendikdasmen dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). "Akan disosialisasikan mulai Februari 2026, dengan sasaran murid berprestasi," kata Irene dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (3/2/2026), dilansir kompas.com

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Manajemen Talenta, Mariman Darto mengatakan, ada 6.000 beasiswa yang tersedia di Beasiswa Talenta Indonesia. 

Beasiswa tersebut juga mengakomodir karier belajar murid berprestasi dan memberikan peluang belajar ke perguruan tinggi top nasional dan dunia. 

"Tahun 2026 disiapkan lebih dari 6.000 beasiswa, termasuk sekitar 210 beasiswa karier belajar, dengan peluang studi di perguruan tinggi top nasional dan internasional," ujar Mariman 

"Ini merupakan bentuk nyata komitmen negara dalam mendukung pengembangan talenta secara berkelanjutan," lanjutnya. 

Selain itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tambah Mariman juga memastikan setiap murid memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai potensi terbaiknya dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. 

Salah satunya melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid. 

Menurut Mariman, kebijakan tersebut berbeda dari regulasi sebelumnya karena menempatkan manajemen talenta sebagai agenda strategis nasional. 

"Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 ini memiliki urgensi yang sangat kuat. Dari sisi kebaruan dan pemanfaatan, regulasi ini menjadi pembeda karena lebih berani mengambil peran dalam pengelolaan talenta murid secara terencana, terstruktur, dan berkelanjutan," ungkapnya. 

Mariman menambahkan regulasi tersebut juga mendorong terwujudnya pendidikan yang lebih adil dan inklusif, sejalan dengan empat prinsip utama manajemen talenta murid, yakni berpusat pada murid, inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Dalam implementasinya, pemerintah juga memperkuat pendekatan berbasis sistem melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) sebagai pangkalan data nasional.

"Sekarang kita tidak lagi event based, tetapi system based. SIMT menjadi gerbang utama agar seluruh prestasi dan talenta murid tercatat secara nasional, terkurasi, dan terintegrasi dengan sistem penerimaan murid baru maupun karier belajar," ungkapnya. 

Mariman pun juga mengajak peran multipihak, selain Pemerintah Daerah juga termasuk sektor swasta dan masyarakat, untuk berpartisipasi dalam pengembangan talenta murid.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X