• Jumat, 12 Agustus 2022

KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Minta SMSI Teruskan Kembangkan Jurnalisme Jujur

- Kamis, 21 Juli 2022 | 15:29 WIB
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus bersalaman usai penandatanganan kerjasama antara TNI AD dan SMSI, pada pembukaan Rapimnas SMSI Tahun 2022, di Mabes TNI AD, Jalan Veteran Jakarta, Kamis (21/7/2022).
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus bersalaman usai penandatanganan kerjasama antara TNI AD dan SMSI, pada pembukaan Rapimnas SMSI Tahun 2022, di Mabes TNI AD, Jalan Veteran Jakarta, Kamis (21/7/2022).

JAKARTA, RIAUSATU.COM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengajak anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) terus menjalankan fungsi kewartawanannya sesuai dengan kode etik jurnalistik yang selama ini berlaku dan dipedomani.

"Kode etik yang antara lain mengedepankan jurnalisme jujur, tujuannya menghadirkan kabar yang layak didengar masyarakat," ujar Jenderal Dudung dalam sambutannya sebelum membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) SMSI Tahun 2022 di Markas Besar Angkatan Darat, Jalan Veteran Jakarta, Kamis (21/7/2022) pagi.

KSAD berpesan agar SMSI yang menaungi lebih dari 2.000 orang anggota perusahaan media digital di seluruh Indonesia ini terus mengembangkan jurnalisme damai, jujur serta jernih dalam menyampaikan berita yang layak diterima di masyarakat.

Mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ini juga juga mengharapkan agar kode etik jurnalistik tetap menjadi asas utama anggota SMSI sehingga aktivitas pemberitaan yang dilakukan tidak semata mencari popularitas, namun lebih memilih menyampaikan berita dan informasi yang layak diterima masyarakat.

Dengan adanya kesadaran tersebut, kata Dudung, jurnalisme yang baik dalam prakteknya tidak akan bekerja keluar dari aturan, atau menghindari penyalahgunaan informasi yang tujuan utamanya hanya kepada peningkatkan penjualan maupun untuk mencari keuntungan yang lain.

“Sehingga pada tahap lainnya, jika kesadaran itu timbul, maka anggota SMSI secara langsung mempunyai tanggungjawab untuk menulis berita yang benar sekaligus menangkal hoax atau kabar bohong,” kata Dudung.

Dudung juga berpesan agar melalui forum Rapimnas ini, SMSI terus membangun sinergitas antar perusahaan media, dewan pers, PWI, maupun dengan Komisi Penyiaran Indonesia yang tetap dalam pondasi negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan beratap kebhinekaan.

Terakhir, SMSI diminta mengembalikan esensi jurnalisme dalam kerangka menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga dan merawat sacara sungguh-sungguh nilai-nilai Pancasila.

Dukungan Dudung kepada SMSI sendiri tidak bisa diragukan lagi, karena dirinya telah hadir dan menjadi Ketua Dewan Pembina SMSI. Dan atas dukungan tanpa henti itu pula yang menjadi alasan mengapa SMSI saat Rakernas menyematkan pin emas kepada mantan loper koran saat kecil ini.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pers Prof Dr Azyumardi Azra mengatakan SMSI perlu mengembangkan jurnalisme berbasis Pancasila (Pancasila Based Journalism).

Halaman:

Editor: Novrizon Burman

Tags

Terkini

Kapolri Ingin Personel Polisi Miliki Kemampuan Auditor

Selasa, 18 Januari 2022 | 18:07 WIB

Cegah Karhutla, 40,7 Ton Garam Disemai di Langit Riau

Jumat, 27 Agustus 2021 | 13:07 WIB

Apakah Chevron Benar-benar Pergi?

Rabu, 11 Agustus 2021 | 19:28 WIB
X