Bebaskan 10 WNI, KSAU: Kami Tinggal Tunggu Izin dari Filipina

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Sabtu, 9 April 2016 | 15:27 WIB

JAKARTA, RIAUSATU.COM-Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Agus Supriatna memastikan prajurit TNI AU siap dilibatkan dalam pembebasan 10 WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Eksekusi pembebasan tinggal menunggu izin dari pemerintah Filipina.

''Kami sudah siap. Semua sudah di sana, sudah dibawa. Tinggal tunggu mandat dan izin dari Filipina,'' kata KSAU usai peringatan HUT ke-70 TNI AU yang digelar di Way Eco, Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (9/4/2016), sebagaimana dilansir detik.com.

Menurut dia,  prajurit TNI AU telah bersiaga di pangkalan militer TNI Tarakan. TNI AU memiliki kemampuan surveillance yang sangat dibutuhkan saat operasi pembebasan.

''Kami punya kemampuan untuk itu, terutama kemampuan surveillance karena kami mampu memantau gerak orang pada satu titik yang mau bersembunyi di mana. Kami bisa tangkap itu tapi segala sesuatu tergantung izin pemerintah,'' ujar KSAU.

Presiden Joko Widodo memerintahkan mengedepankan diplomasi tanpa uang tebusan senilai 50 juta peso atau sekitar Rp 15 miliar yang diminta pelaku penyanderaan.

Pemerintah Indonesia masih terus melakukan komunikasi diplomasi antar dua negara serta dengan pihak yang melakukan penyanderaan terhadap 10 WNI. Kemlu juga memastikan kondisi 10 WNI yang disandera baik dan sehat. (dri)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

Monumen SMSI Menjadi Salah Satu DTW di Cilegon

Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:15 WIB
X