Sementara itu, apabila tujuan utama program tetap difokuskan pada perbaikan gizi dan pencegahan stunting, Agus menilai intervensi yang lebih spesifik sebaiknya diberikan kepada kelompok ibu hamil dan keluarga berpenghasilan rendah.
“Kalau tujuannya gizi atau stunting, bisa dengan program berbeda untuk ibu hamil dari menengah bawah saja. Tentu nominalnya bukan Rp10 ribu,” kata Agus.
Ia berharap berbagai evaluasi terhadap program MBG dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk menyempurnakan pelaksanaan program, sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM dan masyarakat di daerah.***