Di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian, termasuk tantangan ketahanan pangan, perubahan sosial, dan dinamika ekonomi internasional, Prof. Achmad turut menyoroti pentingnya penguatan kemandirian nasional melalui pengembangan sektor pangan, riset, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, kesaktian Pancasila pada hakikatnya merupakan kekuatan nilai yang hidup dalam kesadaran kolektif bangsa Indonesia.
“Selama nilai persatuan, gotong royong, toleransi, dan keadilan tetap dijaga dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, maka Pancasila akan terus menjadi penopang utama keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.
Prof. Achmad Tjachja Nugraha diketahui merupakan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang juga Penasehat Pusat Persatuan Umat Islam (PUI) yang aktif dalam pengembangan pemikiran terkait ketahanan pangan, pembangunan nasional, dan penguatan karakter kebangsaan.***