Verifikasi lapangan berlangsung 11–15 Januari, dan pengumuman calon penerima penghargaan dijadwalkan 20 Januari 2026.
Puncak acara penyerahan penghargaan akan digelar di Banten pada 9 Februari 2026, bertepatan dengan puncak HPN 2026.
Tahun ini, AK-PWI mengangkat tema “Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan, Berbasis Media dan Pers.”
Peserta dapat memilih salah satu dari tiga subtema:
-
Penguatan keragaman ekspresi budaya dan interaksi budaya inklusif;
-
Pemanfaatan kekayaan budaya berbasis media dan pers untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional;
-
Pemajuan kebudayaan daerah yang melindungi keanekaragaman hayati dan ekosistem berkelanjutan.
Selain untuk kepala daerah, penghargaan ini juga diberikan kepada wartawan dan komunitas pers yang memiliki kiprah nyata dalam pemajuan kebudayaan di tingkat nasional maupun global.
Harapan Kehadiran Presiden
Sebagai Ketua Panitia HPN 2026, Zulmansyah Sekedang menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo Subianto dapat hadir langsung dalam peringatan HPN tahun depan.
“Kami berharap Presiden bisa melihat langsung capaian dan tantangan dunia pers, sekaligus mendengar aspirasi kepala daerah terkait pemajuan kebudayaan. Banyak hal di lapangan yang membutuhkan perhatian dan dukungan kebijakan dari pemerintah pusat,” ujarnya. ***