WHO Ingatkan Soal Mpok, Ini Perkembangan Kasusnya di Padang Sumbar

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Kamis, 29 Agustus 2024 | 11:37 WIB
Ilustrasi Mpok. (f: istimewa)
Ilustrasi Mpok. (f: istimewa)

PADANG, RIAUSATU.COM - Dinas Kesehatan Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sunbar), mengkonfirmasi kasus cacar monyet atau MonkeyPox (Mpox) belum ditemukan di Kota Padang.

Hal itu diungkapkan Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang, Citra Septiyenri.

Ia mengatakan, walaupun belum ada laporan kasus, pihaknya mengajak untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Selain itu, ia juga memintas masyarakat untuk membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (PHBS).

“Sejauh ini belum ditemukan kasus cacar monyet. PHBS dan Germas sebagai upaya pencegaha.”

“Itu merupakan yang bisa kita lakukan sebagai pencegahan penyakit ini bagi warga Kota Padang,” katanya, dilansir katasumbar.com.

Ia menerangkan penyakit ini bisa terjadi karena adanya infeksi dari orang yang telah terkena virus cacar monyet.

Kemudian jika ada luka atau goresan yang terkena pada orang yang baru maka bisa berpotensi tertular cacar monyet.

“Kasus cacar monyet ini dari tahun lalu pun masih belum terdeteksi di Kota Padang.”

“Dengan adanya Germas ini diminta masyarakat sadar akan menjaga imunitas tubuh agar tetap sehat dan fit dan terhindar dari segala penyakit,” pungkasnya.

Diketahui, Pemerintah telah mempersiapkan langkah antisipatif terhadap wabah penyakit cacar monyet atau monkeypox (Mpox).

Hal itu dilakukan selama penyelenggaraan High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP)  pada 1-3 September 2024.

Langkah itu diungkapkan Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bogat Widyatmoko.

Ia menuturkan, pemerintah terus mencermati situasi terkait penyebaran Mpox tersebut. 

Bogat menyebut, penyebaran Mpox bahkan telah menjadi topik pembahasan dalam rapat terbatas (ratas) kabinet.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Monumen SMSI Menjadi Salah Satu DTW di Cilegon

Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik

Jumat, 29 Mei 2026 | 21:15 WIB
X