Menteri Anas menegaskan, dalam pelaksanaan rekrutmen CPNS dipastikan tidak akan ada celah kecurangan.
Menteri Anas menegaskan, dalam pelaksanaan rekrutmen CPNS dipastikan tidak akan ada celah kecurangan.
Seluruh tahapan seleksi CPNS mulai dari pendaftaran, pelaksanaan seleksi dengan CAT (computer assisted test), hingga penentuan kelulusan, sudah terintegrasi dan terkomputerisasi.
“Tahapan seleksi seperti ini menutup celah kecurangan dan praktik calo. Jadi tidak ada satu pun pihak yang dapat membantu kelulusan kecuali diri peserta sendiri,” jelas Anas.
Seleksi PPPK 2024
Anas menyampaikan bahwa setelah seleksi CPNS dimulai, akan dibuka seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Seleksi PPPK dilakukan untuk menuntaskan penataan tenaga non-ASN (honorer) yang saat ini dalam proses verifikasi dan validasi.
“Secara bertahap nanti akan dibuka rekrutmen PPPK untuk kelanjutan penataan tenaga non-ASN atau tenaga honorer pada tahun 2024, yang saat ini sedang proses verifikasi dan validasi. Segera kami umumkan untuk rekrutmen PPPK bila proses verifikasi dan validasi tuntas,” pungkas Anas.***