Lebih jauh, ini tentang transparansi lembaga penegak hukum yang mestinya menjaga kepercayaan publik.
“Ketertutupan KPK bisa menimbulkan persepsi negatif. Apalagi menyangkut pejabat aktif. Kalau dibiarkan, kredibilitas KPK yang jadi taruhannya,” ujar Bobson.
Forpaksiapi menegaskan akan terus mengawal kasus ini.
Mereka khawatir jika KPK abai, semangat partisipasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi kian meredup.
"Forpaksiapi akan membuat petisi bersama tokoh-tokoh masyarakat Melayu Riau: Usut Tuntas Flexing SF Hariyanto dan Keluarganya," tutup Bobson. ***