• Senin, 5 Desember 2022

IPW Desak Kapolri Copot Kapolda Kalsel, Diduga Tidak Profesional dan Salahi Wewenang

- Kamis, 24 November 2022 | 08:18 WIB
Irje Pol Andi Rian Djayadi saat menjabat Dirtipidum Bareskrim Polri . (ft: int)
Irje Pol Andi Rian Djayadi saat menjabat Dirtipidum Bareskrim Polri . (ft: int)

 

 

 

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djayadi atas dasar ketidakprofesionalan dan dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukannya. Sebab, saat menyandang pangkat bintang dua dan menjabat Kapolda Kalsel, ia menandatangani Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) selaku Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri yang umumnya dijabat perwira bintang satu di pundaknya.

Kenyataan ini terlihat nyata dalam surat Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Direktorat Tindak Pidana Umum Nomor: B/1070/XI/2022/Dittipidum tertanggal 8 November 2022 yang ditujukan kepada Jaksa Agung. Perihalnya tentang SP3.

Adapun tembusan surat tersebut ditujukan kepada Kabareskrim Polri, Jampidum Kejaksaan Agung, Karobinops Bareskrim Polri, H. Abdul Halim (Pelapor) dan Benny Simon Tabalujan (tersangka).

Sementara surat perintah penghentian penyidikannya bernomor: SPPP/0446/XI/2022/Dittipidum tertanggal 8 November 2022. Kemudian dikeluarkan surat ketetapan Direktur tipidum (Dirtipidum) Bareskrim Polri bernomor: S.TAP//0447/XI/2020 tentang penghentian penyidikan.

Halaman:

Editor: Daud Mahmud

Tags

Terkini

Polisi Tangkap Dua Anggota Geng Motor Pengeroyok Warga

Selasa, 22 November 2022 | 09:11 WIB
X