Polisi Tangkap Wanita Penelantar Kucing yang Viral di Sosial Media, Sempat Kabur ke Padang

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Jumat, 7 Oktober 2022 | 16:51 WIB
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi saat bertanya kepada tersangka YS, Jumat (7/10/2022) (ft: ist)
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi saat bertanya kepada tersangka YS, Jumat (7/10/2022) (ft: ist)

 

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Wanita berinisial YS, terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian, karena diduga telah melakukan penelantaran terhadap belasan hewan kucing di rumahnya.

Tersangka tak berkutik saat dibekuk polisi sewaktu berada dirumah keluarganya di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Kamis (6/10/2022).

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi menyebutkan, kasus ini terungkap dari video viral di media sosial yang memberitakan sebuah tempat atau rumah di Pekanbaru yang menelantarkan kucing pada Kamis (29/9/2022) lalu.

"Polsek Tampan lalu melakukan penelusuran dan penyelidikan terkait video itu dan menemukan lokasinya di Jalan Purwodadi Perumahan Primkopad Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru," ujar Pria Budi, Jum'at (7/10/2022) sore.

Di rumah tersebut, lanjut Pria Budi, polisi menemukan 16 ekor kucing, kondisinya sangat mengenaskan di dalam kandang dan 6 ekor lainnya yang sudah mati.

Atas temuan tersebut, pihak Polsek Tampan dengan dibackup oleh Satreskrim Polresta Pekanbaru kemudian melakukan penyelidikan dan pengungkapan terkait temuan itu.

"Dari serangkaian penyelidikan, kami berhasil mengungkap kasus ini dan menetapkan seorang tersangka berinisial YS," jelas Pria Budi.

Akibat viralnya di media sosial dan pemberitaan penelantaran kucing tersebut, pelaku YS sempat kabur ke rumah keluarganya di Kota Padang, Sumbar.

Hasil interogasi, pelaku mengumpulkan kucing tersebut dari jalanan dan membawa kerumahnya yang dijadikan tempat penitipan hewan kucing.

"Dari beberapa saksi yang dimintai keteranganya, mereka memang ada yang menitipkan kucingnya kepada YS dan dia juga mengumpulkan kucing-kucing di jalan dengan berharap mendapatkan donasi," ungkap Pria.Budi.

"Harusnya dia bertanggung jawab setelah mendapatkan uang donasi, namun pada kenyataannya malah mengambil uangnya saja sehingga kucing-kucing ini ditelantarkan dan tidak beri makan dan akhirnya mati," sebut Pria Budi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X