Ketua PWI Inhu Bantah Ada Mediasi Kasus Dugaan Yopi Tampar Wartawan

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Senin, 3 Agustus 2015 | 17:38 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Pro kontra apakah telah terjadi mediasi (baca: perdamaian) terkait dugaan penamparan yang dilakukan Yopi Arianto (Bupati Inhu saat itu) terhadap Zulkifli Panjaitan, wartawan senior di daerah itu, mulai terkuak. Ternyata, tidak ada mediasi! Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indragiri Hulu Kasmedi membantah adanya mediasi antara Yopi Arianto dan Zulkifli Panjaitan di kantor PWI Inhu yang berada di Kelurahan Pematangreba, Kecamatan Rengat Barat itu. Menurutnya, Yopi lah yang datang dengan sendirinya dan menjelaskan perbuatannya. "Tidak ada mediasi seperti yang dikatakannya (Yopi). Yang namanya mediasi itukan menjumpai kedua belah pihak. Nah, kedatangan Yopi bukan lah kita yang undang, namun datang dengan sendirinya menemui kita dan bang Zulkifli," kata Kasmedi. Bahkan, kata Kasmedi, tidak ada kata permintaan maaf atau segala macam bentuk mediasi saat Yopi mendatangi sejumlah wartawan tersebut. "Tidak ada itu (kata permintaan maaf), hanya kedatangan beliau (Yopi) yang menjelaskan kepada sejumlah wartawan terkait perbuatannya terhadap bang Zulkifli. Yopi mengaku hanya gurau-gurau saja, sementara bang Zulkifli mengaku pipinya ditampar," pungkas Kasmedi. (rs3)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

X