3 Hari Pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2024, Polda Riau dan Jajaran Temukan 2.616 Pelanggaran

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Kamis, 18 Juli 2024 | 20:06 WIB
Personel Ditlantas Polda Riau dan Satlantas jajaran terus melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi Kamseltibcarlantas kepada pengendara. (ft: ist)
Personel Ditlantas Polda Riau dan Satlantas jajaran terus melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi Kamseltibcarlantas kepada pengendara. (ft: ist)

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Selama tiga hari pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2024, Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau menindak sebanyak 2.616 pelanggaran yang dilakukan para pengendara, baik pengendara roda empat maupun roda dua.

Hal ini dikatakan oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, Kamis (18/7.2024)

"Pelanggaran yang banyak ditemukan saat personel Ditlantas Polda Riau melaksanakan kegiatan Operasi Patuh Lancang Kuning masih dinominasi oleh kendaraan roda dua," sebut Kombes Taufiq

"Melalui Operasi Patuh Lancang Kuning 2024, Polda Riau dan jajaran akan terus fokus dan berkomitmen untuk menggelorakan kegiatan Operasi Patuh Lancang Kuning 2024 ini. Tujuan utama operasi ini guna menciptakan Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman saat masyarakat beraktivitas berkendara, dan menumbuhkan kepedulian masyarakat agar tertib dalam berlalu lintas," sambungnya.

Menurut Kombes Taufiq, personel Ditlantas Polda Riau dan Satlantas jajaran terus melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi Kamseltibcarlantas kepada seluruh masyarakat dan pengendara.

"Personel dilapangan juga membagikan brosur himbaun, stiker dan menggunakan papan gamik himbauan tentang tata tertib dalam berlalu lintas," kata Kombes Taufiq.

Lebih lanjut dikatakan Kombes Taufiq, pada pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2024 pihaknya juga melaksanakan kegiatan penindakan terhadap pelanggar kasat mata yang di temukan saat melaksanakan operasi, seperti pengendara yang melawan arus, tidak menggunakan helm SNI, tidak menggunakan sabuk pengaman, berboncengan saat berkendara lebih dari 2 orang, kelengkapan kendaraan yang tidak sesuai spectek.

"Operasi Patuh Lancang Kuning 2024 ini, kita tidak saja melakukan secara humanis dan profesional, namun untuk antisipasi hal yang tidak diinginkan, para pengendara yang ditemukan melakukan pelanggaran-pelanggaran, kita akan lakukan penindakan dengan menggunakan Camera Handheld, mobil onboard yang bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan pengendalian dalam berlalu lintas." jelasnya.

Sementara itu, tampak di beberapa lokasi titik kegiatan Operasi Patuh Lancang Kuning 2024, personel Ditlantas maupun Satlantas jajaran melakukan penindakan melalui kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik, Etle Hendheld serta Etle Mobil Onboard.

“Mayoritas pelanggaran yang kita temukan adalah masalah kelengkapan, pelanggaraan rambu, pengendara yang tidak mengenakan helm dan melawan arus. Melalui penindakan ini, kita dari Ditlantas Polda Riau dan Satlantas jajaran akan terus memaksimalkan pelaksanaan operasi, agar getarannya langsung dirasakan masyarakat, kita berharap, tingkat kepatuhan masyarakat saat berkendara bisa memberikan dampak positif, baik untuk pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya," kata Kombes Taufiq.

Kombes Taufiq merincikan selama tiga hari pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2024, Ditlantas Polda Riau telah melaksanakan kegiatan sosialisasi sebanyak 10.513, pemasangan spanduk himbaun sebanyak 695, himbaun Dikmas sebanyak 19.409 dan himbauan edukasi Kamseltibcarlantas sebanyak 1.105 kali.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X