PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau menangkap pelaku pencurian baterai tower milik Telkomsel di Desa Kuala, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.
Dari pengungkapan tersebut, dua orang pelaku inisial DR dan SH diamankan polisi berikut barang buktinya.
Hasil penyelidikan polisi, pelaku DR tetangkap kamera CCTV saat melancarkan aksi pencurian baterai tower milik Provider Telkomsel dengan cara memanjat pagar.
"Saat dilakukan penyelidikan dan penangkapan, dicurigai dua orang pelaku inisial SH dan DR sedang mengendarai motor matic di derah Kandis - Minas tepatnya di KM 26," ujar Direskrimum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan didampingi Wadir Krimum AKBP Sunhot Silalahi, Kamis (25/01/2024) sore.
Lanjut Kombes Asep, petugas gabungan mencoba mengejar pelaku hingga ke gerbang pintu Tol Pekanbaru - Dumai. Saat dilakukan penghadangan, pelaku mencoba melakukan perlawanan terhadap petugas dengan cara menabraknya.
"Petugas sudah melepaskan tembakan peringatan agar pelaku berhenti, namuni tidak dihiraukan, Petugas ditabrak hingga mengalami patah jari kaki kanan. Selanjutnya petugas memberikan tindakan tegas terukur kepada satu orang pelaku inisial DR," terang Asep.
Kombes Asep menjelaskan, selang beberapa hari setelah insiden penembakan, petugas Ditreskrimum Polda Riau mendapat kabar dari RS Safira kalau pelaku DR tengah mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut.
Mendapat informasi tersebut, kita langsung ke sana melakukan pengecekan ternyata pelaku sedang operasi karena ada proyektil peluru dari dalam perut pelaku yang sudah dikeluarkan pihak rumah sakit.
"Setelah kondisi pelaku DR membaik, kita akan lakukan rujukan dan parawatan di RS Bhayangkara Polda Riau," kata Asep.
Terkait adanya informasi DR usai ditembak dibiarkan begitu saja, Kombes Asep menampik hal tersebut.
"Saat kita beri tindakan tegas terukur, pelaku masih melarikan diri dan masuk RS Safira diantar pihak keluarga. Tidak mungkin kita biarkan begitu saja," ungkapnya.
"Jadi informasi yang beredar itu tidak benar. Sedangkan satu orang rekan pelaku inisial SH sedang dalam pengejaran pihak kepolisian," paparnya.
Kombes Asep juga menyampaikan harga Baterai Tower milik Telkomsel tersebut berkisar di harga Rp 50-60 juta. Pihak Telkomsel mengaku sudah sering kehilangan Baterai Towernya.