"Doa-doa semoga diterima amal ibadahnya, jadi haji yang mabrur. Semuanya sehat-sehat, kawan-kawan yang lagi berhaji juga semua lancar," pungkasnya.
Kisah Jufriadi menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa ketidaksempurnaan raga bukanlah penghalang untuk menuju Baitullah. Kini, pelatih SSB dari Kuansing itu siap melangkah meski dengan satu kaki untuk menjemput rida Sang Pencipta di rumah-Nya.***