ekonomi

Tiga BUMD Pekanbaru Tak Beri Kontribusi PAD, Pengamat Ekonomi: Segera Evaluasi

Selasa, 4 Juli 2023 | 18:19 WIB
Edyanus Herman Halim, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau. (f: istimewa)

Tapi diakui Herman, untuk perusahaan yang mengelola air minum memang jarang yang menghasilkan keuntungan karena pelanggannya tidak banyak, kemudian harga yang ditetapkan sangat bersaing. "Orang sekarang kalau perlu air minum cukup membeli air galon saja. Murah," katanya.

Herman menyarankan dilakukan evaluasi, tetapi dengan catatan: harus tetap menggunakan pendekatan bisnis. Yang perlu dicari tahu, ujarnya, kenapa belum juga mampu menghasilkan benefit?

"Dalam konteks ini istilah yang pas adalah benefit, karena mengandung muatan profit dan sosial. Berbeda dengan profit yang hanya bicara soal keuntungan semata," tutup Herman. ***

Halaman:

Tags

Terkini

Hore! Bansos PKH Tahap 3 2026 Segera Cair

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:43 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Segini

Jumat, 17 Juli 2026 | 08:29 WIB

Kemenaker Buka Program Magang Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50 WIB

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka Hari Ini

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:48 WIB