Adapun rumus penghitungan besaran kWh yang diperoleh sebagai berikut: (Nominal token - PPJ daerah) : tarif dasar listrik = kWh yang didapatkan.
Lebih rinci, berikut rincian besaran kWh yang diperoleh jika beli token Rp 100.000 untuk masing-masing golongan pelanggan rumah tangga non-subsidi di Jakarta:
Rumah tangga daya 900 VA (Rp 100.000 - 2,4 persen) :
Rp 1.352 = kWh yang didapatkan (Rp 100.000 - Rp 2.400) : Rp 1.352 = kWh yang didapatkan Rp 97.600 :
Rp 1.352 = kWh yang didapatkan Rp 97.600 : Rp 1.352 = 72,19 kWh.
Rumah tangga daya 1.300-2.200 VA (Rp 100.000 - 2,4 persen) : Rp 1.444,70 = kWh yang didapatkan (Rp 100.000 - Rp 2.400) : Rp 1.444,70 = kWh yang didapatkan Rp 97.600 : Rp 1.444,70 = kWh yang didapatkan Rp 97.600 : Rp 1.444,70 = 67,56 kWh. Rumah tangga daya 3.500-5.500 VA (Rp 100.000 - 3 persen) : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan (Rp 100.000 - Rp 3.000) : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan Rp 97.000 : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan Rp 97.000 : Rp 1.699,53 = 57,07 kWh. Rumah tangga daya 6.600 VA lebih (Rp 100.000 - 4 persen) : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan (Rp 100.000 - Rp 4.000) : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan Rp 96.000 : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan Rp 96.000 : Rp 1.699,53 = 56,49 kWh.***