Kepala SKK Migas Kirim 'Good News' Sumur MJ-169, Ditanya Lifting Nasional Bungkam

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Jumat, 22 Mei 2026 | 09:56 WIB
Foto yang dikirim Kepala SKK Migas Djoko Siswanto terkait keberhasilan pemboran sumur pengembangan MJ-169 yang diklaim mampu memproduksi 1.600 barel minyak per hari.
Foto yang dikirim Kepala SKK Migas Djoko Siswanto terkait keberhasilan pemboran sumur pengembangan MJ-169 yang diklaim mampu memproduksi 1.600 barel minyak per hari.

JAKARTA, RIAUSATU.COMKepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengirim pesan bertajuk “Good News” terkait keberhasilan pemboran sumur pengembangan MJ-169 yang diklaim mampu memproduksi 1.600 barel minyak per hari.

Namun, ketika ditanya mengenai capaian lifting nasional minyak, gas, dan kondensat, Djoko memilih tidak menjawab.

Pesan WhatsApp yang dikirim Djoko kepada Riau Satu pada Kamis pagi, 21 Mei 2026, awalnya berisi kabar keberhasilan uji awal sumur MJ-169.

“Alhamdulillah, pemboran sumur Pengembangan MJ-169 sukses, dan telah dilakukan test awal pada 19 Mei 2026 yang dikomplesi pada layer PLB-G2.1 interval (658-662 mD), nett produksi 1600 BOPD, kandungan water BSW 0,2 persen, dan gas 0,24 MMSCFD,” tulis Djoko.

Namun, saat dimintai penjelasan mengenai berapa realisasi lifting nasional minyak dan gas bumi berikut kondensat saat ini, orang nomor satu di SKK Migas itu tidak memberikan respons hingga berita ini dipublikasikan.

Pertanyaan lanjutan mengenai wilayah kerja migas mana yang paling berhasil meningkatkan produksi melalui penerapan enhanced oil recovery (EOR), termasuk besaran persentase peningkatannya, juga tidak dijawab.

Sikap diam Djoko muncul di tengah meningkatnya sorotan terhadap kinerja sektor hulu migas nasional yang dinilai masih menghadapi persoalan serius, terutama dalam upaya mendongkrak produksi nasional.

Praktisi migas sekaligus mantan Kepala BP Migas periode 2005-2008, Kardaya Warnika, bahkan menyebut industri perminyakan Indonesia saat ini berada dalam kondisi “sakit”.

“Kita bicara minyak di Indonesia saat ini, terus terang, kalau kita dengar dari publik, perminyakan Indonesia ini sekarang sedang sakit. Sakitnya sudah lama, bahkan cukup lama,” kata Kardaya dalam agenda IPA Convex 2026 di ICE BSD, Tangerang, Kamis, 21 Mei 2026.

Menurut Kardaya, salah satu akar persoalan sektor migas nasional adalah kesalahan diagnosis pemerintah dalam membaca kebutuhan industri hulu migas.

Sementara itu, dalam pesan WhatsApp yang diawali kalimat “Good News” tersebut, Djoko menjelaskan laporan itu juga dikirim kepada Menteri ESDM, Wakil Menteri ESDM, Komwas SKK Migas, serta jajaran pimpinan lainnya.

Ia menyebut pemboran Sumur MJ-169 menargetkan lapisan PLB-G dengan konsep stratigraphic play di Blok Utara.

Area Utara-Timurlaut Mangunjaya disebut sebagai kompartemen baru yang dipisahkan oleh fault sealing dari area kompartemen MJ existing.

“Secara potensi reservoir untuk lapisan PLB-G pada sumur MJ-169 masih pressure virgin, dengan equivalent SG di 0.985,” tulis Djoko.

Menurut dia, potensi tersebut membuka peluang pengembangan baru di kompartemen Utara-Timurlaut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

Hore! Bansos PKH Tahap 3 2026 Segera Cair

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:43 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Segini

Jumat, 17 Juli 2026 | 08:29 WIB

Kemenaker Buka Program Magang Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50 WIB

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka Hari Ini

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:48 WIB
X