riau

Dilantik Jadi Sekda Riau Malam Ini, Sejarawan OK Nizami Jamil Ungkap Latar Belakang Keluarga Syahrial Abdi

Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:01 WIB
Syahrial Abdi.(f: ist)

Salah satu momen bersejarah yang dilakukannya adalah ikut mengibarkan bendera Merah Putih pada 17 Oktober 1945, karena pada bulan Agustus kabar kemerdekaan belum tersiar luas di wilayah tersebut.

Sementara, mantan Gubernur Riau H Wan Abu Bakar menekankan hal yang sama. Bahwa Haji Imam Ismail memang pernah menjadi khatib di masa Kesultanan Siak tahun 1940.

"Jadi beliau itu [Imam Ismail] seorang pejuang dan ulama, diangkat menjadi khatib setiap solat Jumat. Ada masa itu seorang khatib harus diangkat oleh Sultan Siak. Jadi kalau kita lihat dari segi silsilah dan keturunan, Syahrial Abdi adalah orang yang baik, mengerti dengan agama, dan memiliki semangat pejuang untuk bekerja," kata Wan Abu Bakar 

"Jadi semangat orang tua dan datuk-datuknya bisa menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja Syahrial Abdi dalam melaksanakan tugas di Pemerintahan Provinsi Riau. Saya turut bangga dengan sosok Syahrial Abdi," ujar Wan Abu Bakar.

Birokrat Tulen

Syahrial Abdi sendiri bukanlah sosok baru di pemerintahan Riau. Ia telah lama berkarier di birokrasi dan dikenal luas sebagai pejabat yang berpengalaman. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari camat, kepala dinas, hingga Penjabat (Pj) Bupati.

Penetapan Syahrial Abdi sebagai Sekda definitif Provinsi Riau tertuang dalam surat salinan Kepres Nomor: 123/TPA Tahun 2025 tentang Penghentian dan Pengangkatan dari dan Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Surat ini berisi pengangkatan Syahrial Abdi, yang menandai awal babak baru kepemimpinannya sebagai Sekda.

Putra dari pasangan H Syaharuddin dan Hj Robiah, lahir di Kota Pekanbaru pada 1 Oktober 1975 menempuh pendidikan dasarnya di SDN 010 Pesisir. Kemudian, ia melanjutkan ke SLTP dan SLTA di Pesantren Babussalam Pekanbaru, dan menyelesaikan pendidikannya masing-masing pada tahun 1991 dan 1994. 

Jalan hidupnya sebagai abdi negara dimulai saat menempuh pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ia lulus pada tahun 1998 dan terus menapaki jenjang pendidikan hingga meraih gelar Doktor.***

Halaman:

Tags

Terkini