JAKARTA, RIAUSATU.COM – Arah politik Partai Golkar Riau memasuki babak baru. Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Riau dikabarkan akan digelar dalam waktu dekat.
Aroma persaingan kian terasa, seiring munculnya dua nama kuat yang disebut bakal berebut kursi Ketua: SF Hariyanto (SF) dan Parisman Ihwan (PI).
Seorang pengurus harian DPD Golkar Riau menyebutkan, DPP Partai Golkar mendesak agar Musda segera dilaksanakan.
“Sudah tidak ada alasan untuk menunda-nunda. Konsolidasi organisasi dianggap sudah solid,” kata sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Awalnya, Musda diagendakan digelar usai Lebaran, namun belakangan diundur ke Juni 2025.
Dalam upaya menuntaskan tarik ulur jadwal ini, Parisman Ihwan—Sekretaris DPD Golkar Riau—menemui Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, di Jakarta.
“Tadi siang saya menghadap Pak Ahmad Doli Kurnia di ruang kerjanya, membahas khusus agenda Musda Golkar 2025, sekaligus silaturahmi,” ujar Parisman saat dikonfirmasi riausatu.com, Jumat malam (25/4/2025).
Dalam pertemuan itu, Parisman menyerahkan sejumlah dokumen penting terkait rencana Musda: mulai dari susunan panitia, absen pleno yang telah quorum, hingga dokumentasi rapat.
“Insya Allah Musda digelar awal Juni. Tapi kami tetap menunggu komando resmi dari DPP,” ujar Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau ini.
Namun yang lebih menarik bukan hanya soal jadwal, melainkan siapa yang sedang bermain di balik layar.
Pada hari yang sama, sejumlah grup WhatsApp ramai membicarakan foto-foto pertemuan antara Ahmad Doli, Parisman Ihwan, dan SF Hariyanto—Wakil Gubernur Riau yang baru dilantik.
“Parisman datang ke ruangan Ahmad Doli, ternyata SF Hariyanto sudah lebih dulu di sana, didampingi tim suksesnya,” ungkap sumber yang mengetahui pertemuan tersebut.
Kehadiran SF Hariyanto di tengah dinamika Musda memicu spekulasi panas. Ia digadang-gadang sebagai kandidat kuat yang akan menantang Parisman dalam perebutan kursi Ketua Golkar Riau.
Di kalangan internal partai, mulai beredar wacana paket politik: SF Hariyanto sebagai Ketua, Parisman tetap sebagai Sekretaris.