Golkar Riau Butuh Figur Kuat, Kader Senior Sebut Nama Ini!

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Minggu, 6 April 2025 | 20:41 WIB
Yulhendri, kader senior Golkar Riau. (f: istimewa)
Yulhendri, kader senior Golkar Riau. (f: istimewa)

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Musyawarah Daerah (Musda) XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar (PG) Provinsi Riau segera digelar dalam waktu dekat.

Dalam agenda penting tersebut, salah satu fokus utama adalah pemilihan Ketua Golkar Riau untuk periode 2025-2030.

Nama Wakil Gubernur Riau, SF Hariyanto, mencuat sebagai figur yang dinilai mampu memimpin partai dan memulihkan kejayaan Golkar di Bumi Lancang Kuning.

Menurut kader senior Partai Golkar Riau, Yulhendri, kondisi internal partai saat ini dinilai tidak solid dan berjalan tanpa arah yang jelas.

Ia menyebutkan bahwa kepemimpinan saat ini hanya dijalankan oleh segelintir orang, sehingga kekuatan politik Golkar di Riau melemah.

“Partai Golkar Riau saat ini seperti kehilangan arah. Struktur tidak jalan, komunikasi politik tidak terbangun. Kita butuh sosok yang kuat dan bisa menyatukan kekuatan, dan menurut saya SF Hariyanto adalah figur yang tepat,” ujar Yulhendri, Ahad (6/4/2025).

Ia menambahkan, posisi SF Hariyanto sebagai Wakil Gubernur Riau memberi banyak keuntungan strategis jika ia dipercaya memimpin DPD Golkar Riau.

Mulai dari akses terhadap sumber daya pemerintah, pengaruh politik, hingga jaringan luas di berbagai lapisan masyarakat.

“Dengan posisinya saat ini, tentu akan sangat memudahkan komunikasi dengan jajaran pemerintah daerah, konsolidasi partai, hingga sinkronisasi program Golkar dengan pemerintah provinsi,” jelasnya.

Yulhendri menilai, Musda Golkar Riau mendatang merupakan momentum penting untuk melakukan pembenahan besar-besaran.

Ia berharap dinamika internal tidak dirusak oleh isu-isu murahan atau tudingan tidak berdasar yang hanya bertujuan menjegal calon kuat.

“Jangan pakai isu-isu basi untuk menjegal orang. Kalau bicara rekam jejak, SF Hariyanto punya kapasitas. Kita jangan terjebak pada tuduhan tipis seperti tisu basah yang cuma untuk mencari kendaraan politik baru,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tujuan politik sejatinya adalah untuk meraih kekuasaan guna memperjuangkan kepentingan rakyat.

Karena itu, memilih pemimpin partai yang memiliki pengaruh dan kapasitas politik yang kuat sangat penting dalam menyongsong Pemilu mendatang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

X