BANGKINANG, RIAUSATU.COM - Kontestasi politik yang biasanya didominasi para politisi, simpatisan dan pendukung; menemukan "warna baru" ketika pasangan Repol dan Rahmad Jevary Juniardo mendaftar ke KPU Kampar, Kamis (29/8/2024).
Repol dan Rahmad Jevary Juniardo mendaftar ke KPU Kampar sebagai calon peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kampar 2024. Repol membidik kursi Bupati Kampar periode 2025-2030, sementara Rahmad Jevary kursi wakil bupati.
Selain didampingi ulama kondang, Ustadz Abdul Somad (UAS), pengurus parpol pengusung, pendukung dan simpatisan; paslon dengan tagline Redo ini juga didampingi orangtua masing-masing.
Yaitu, Hj Nurpiah, ibunda dari Repol; dan Jefry Noer, ayahanda dari Ardo, panggilan akrab Rahmad Jevary Juniardo. Jefry Noer tercatat dua periode menjabat sebagai Bupati Kampar.
Paslon yang diusung Partai Golkar, Partai Buruh dan Partai Ummat ini tiba di KPU Kampar sekitar pukul 15.30 WIB dan menyelesaikan proses pendaftaran dalam waktu kurang lebih satu jam.
Ketua KPU Kampar Andi Putra menyatakan bahwa berkas pendaftaran pasangan ini dinyatakan lengkap. "Dengan ini kami nyatakan bahwa seluruh berkas dan persyaratan telah lengkap," ungkap Andi Putra.
Sebelum mendaftar ke KPU Kampar, paslon Redo menggelar deklarasi --diberi judul Maklumat Kandidat Repol-Ardo-- di halaman kantor DPD Partai Golkar Kampar di Bangkinang.
Dalam kesempatan itu, UAS menceritakan kedekatannya dengan Repol, politisi Partai Golkar yang sudah beberapa periode dipercaya mewakili rakyat di DPRD Kampar.
Menurut UAS, pernah datang warga Kampar ke rumahnya mengadukan lahan sawitnya diambil pihak perusahaan. "Repol membantu menyelesaikan masalah itu dengan datang ke lokasi keesokan harinya," kensng UAS.
Kelebihan lain Repol, menurut UAS, yaitu sosok yang sayang dengan omak (ibu)-nya. "Sama dengan saya, yang juga sayang dan hormat dengan ibu," ungkap UAS.
Sementara itu, Jefry Noer, ayahanda Ardo yang mantan Bupati Kampar, menyampaikan bahwa di matanya pasangan Redo sudah menjadi bupati dan wakil bupati Kampar.
“Karena auranya sudah kelihatan, walaupun mereka capek dan letih. Mereka masih sama-sama muda. Saya titip pesan kalau menang. TPP jangan diturunkan, baju seragam, sepatu, tas anak-anak sekolah SD SMP mesti digratiskan. Ekonomi kerakyatan hidupkan kembali, bangun desa dan tata kota,” ungkap Jefry Noer.
Usai deklarasi, ribuan massa pendukung memadati jalan menuju kantor KPU Kampar mendampingi Paslon Redo untuk melakukan pendaftaran, sebagai salah satu tahapan Pilkada Kampar 2024.
Massa pendukung itu berasal dari berbagai elemen masyarakat. Mereka antusias mengantarkan paslon muda itu menuju kantor KPU Kampar.