"Bripka WF juga sempat melapor kepada atasannya dan mengaku sempat berkelahi," kata mantan Kabid Humas Polda Sultra ini.
Entah kenapa, sore harinya Bripka WF merasa belum puas dan kembali mendatangi korban di pos penjagaan SPN Polda Riau.
Aiptu Ruslan dan Bripka WF, kembali selisih paham hingga akhirnya terjadi perkelahian antara keduanya. Hingga akhirnya Bripka WF menarik sangkur dan menikam korban.
"Keduanya berkelahi, hingga akhirnya Bripka WF menarik sangkur dan menikamkan ke dada kiri Aiptu Ruslan," ungkap Sunarto.
Setelah korban terjatuh dan meninggal dunia, lanjut Sunarto, Bripka WF kemudian berlari ke arah Gedung Utama SPN dan kabur menggunakan sepeda motor miliknya.
"Terkait motif, sementara ini salah paham. Namun, masih akan didalami lebih lanjut. Pelaku juga saat ini masih dalam pengejaran," sebutnya.
Sunarto menegaskan, Polda Riau akan memproses dan mengusut tuntas kasus ini. ***