• Senin, 5 Desember 2022

Bapera Sesalkan Sikap Arogan PT. Torganda, AMA Beberkan Catatan Kelam Perusahaan

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 20:35 WIB
Ketua DPD Bapera Riau, Rahmad Aidil Fitra (baju putih), bersama beberapa pengurus Bapera Riau. (f: istimewa)
Ketua DPD Bapera Riau, Rahmad Aidil Fitra (baju putih), bersama beberapa pengurus Bapera Riau. (f: istimewa)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Riau menyesalkan sikap humas PT. Torganda, Sariman Siregar, yang mengancam anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Arisman.

Pernyataan itu dilontarkan oleh Ketua DPD Bapera Riau, Rahmad Aidil Fitra SE, dalam jumpa pers bersama Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau, di Kantor DPD Bapera Riau, Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru, Ahad (2/10/2022) sore. 

"Jangan ada lagi gaya arogan humas seperti itu. Kami sebagai generasi muda merasa terusik, apalagi Rohul itu kampung saya. Sudahlah Tuan datang menumpang kaya, jangan pula nak semena-mena di negeri Kami,’’ tegas Fitra.

Seperti diberitakan, usai saat rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Rohul dengan PT. Torganda, Sariman Siregar kecewa dengan sikap Arisman, anggota Komisi I DPRD Rohul yang meminta PT. Torganda hengkang dari Rohul terkait izin HGU yang tak kunjung keluar.

Menanggapi hal ini, Fitra mengatakan, anggota DPRD punya hak bicara dan dilindungi oleh undang-undang, dan apa yang disampaikan Arisman sebagai anggota DPRD Rohul saat RDP membahas Torganda adalah jelas.

"Kalau mereka sah dinyatakan salah. Jangan perusahaan bawa cerita pribadi dan cengeng dengan masalahnya sendiri, jangan menutupi kesalahan dengan menghantam orang lain,’’ sergah Fitra.

Di tempat sama, Ketua AMA Riau, Laksamana Hery memaparkan beberapa hasil penelitian Tim AMA Riau beberapa catatan pelanggaran yang diduga dilakukan oleh PT. Torganda di Kabupaten Rohul.

Menurutnya, telah terjadinya perambahan dan atau penebangan kayu secara liar di Hutan Lindung Sei Mahato seluas 28.800 hektare atas nama warga masyarakat pada 2008.

Mengantisipasi hal ini, Pemkab Rohul melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan Rohul membentuk Kelompok Tani Reboisasi Mandiri. Kemudian, mengeluarkan SK pengangkatan pengurus, Surat Rekomendasi dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu, serta Surat Tugas dari KPSA Kabupaten Rokan Hulu.

Intinya, Tim bertugas mengimbau dan mengajak masyarakat agar tidak menggunduli hutan dan tidak menanam tanaman sawit di dalam hutan lindung, melainkan menanam kayu-kayuan hutan seperti karet, durian, matoa, dan lain-lain.

Halaman:

Editor: Novrizon Burman

Tags

Terkini

IMR Riau Galang Dana Gempa Bumi Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 15:08 WIB
X