PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Sudah seminggu berada di rumah aman Dinas Sosial Kota Pekanbaru, RS bocah perempuan yang dieksploitasi orangtuanya sebagai kurir ganja kembali dipertemukan dengan KM ibunya di Mapolresta Pekanbaru, Selasa (10/5/2016) siang.
Kedatangan RS ke Mapolresta Pekanbaru sekitar pukul 14.00 WIB didampingi langsung pihak Komnas Perlindungan Anak (PA) dan perwakilan dari Shelter Dinsos Kota Pekanbaru yang memfasilitasi pertemuan RS dan ibunya.
'''Kemarin dia (RS) sempat mengeluh sakit waktu di shelter Dinsos Kota Pekanbaru, setelah kita bawa ke rumah sakit, ternyata mau bertemu dengan ibunya (KM),'' kata Ketua Komnas PA Riau, Esther Yuliani, Selasa (10/5/2016) siang, sebagaimana dilansir GoRiau.com.
Lebih lanjut, kepada GoRiau.com saat ditemui di Mapolresta Pekanbaru, Ester menuturkan, saat ini baru RS saja yang sudah berada di rumah aman, sedangkan ketiga adiknya masih bersama neneknya di Kabupaten Kampar, Riau.
''RS akan tetap berada di shelter (rumah aman, red) dan di sana, kita lindungi dengan pengawasan dari pihak Dinsos Kota Pekanbaru, Bapas Kota dan Komnas PA,'' sambung Esther, Selasa siang. (dri)