Bagi para pengemudi, kegiatan ini membuka mata.
“Selama ini kami pikir narkoba itu urusan orang lain. Ternyata kami juga bisa jadi korban—bahkan tanpa sadar,” kata M. Fadhil, salah satu peserta.
Penyuluhan ditutup dengan seruan bersama: “Pekanbaru Bersinar — Bersih dari Narkoba.”
Tapi bagi GMDM, pekerjaan belum selesai. “Ini langkah kecil. Tapi kami berharap, tiap langkah kecil bisa menjadi benteng besar,” ujar Abu Bakar. ***