Sementara Ketua PWI Gorontalo Fadli Poli menyatakan sudah mendengar ada empat senior di PWI yang akan maju di Kongres PWI 2023 ini.
"Tapi yang paling kongkrit adalah Bang Zulmansyah, Ketua PWI Riau. Sudah deklarasi di HPN Medan. Sudah sosialisasi keliling Indonesia dan sudah memperlihatkan visi, misi, dan program PWI HEBAT kepada kita. Sementara calon yang lain mana programnya?" Kata Fadli penuh semangat.
Senior-senior yang menyatakan maju itu, kata Fadli menyarankan, juga harus menunjukkan visi, misi, dan programnya untuk dipilih. Juga harus disosialisasikan kepada anggota. Jadi jelas PWI ke depan mau dibawa ke mana.
"Sudah tidak zamannya sekarang ini hanya dengan say hello melalui WA. Bertanya apa kabar? Sehat? Itu saja tidak cukup. Visi, misi, dan programnya mana?, itu paling penting," ungkap Ketua PWI Provinsi termuda di Sulawesi itu yang menggagas ada debat kandidat Caketum PWI Pusat.
Ke depan, Fadli berharap gagasan Caketum PWI Zulmansyah Sekedang soal Program Fellowship Journalist berupa pemberian insentif untuk wartawan yang sudah lulus UKW serta program perlindungan dan pembelaan wartawan melalui LBH PWI, dapat diwujudkan.
Setelah mendapat banyak saran dan masukan dari ketua-ketua PWI se-Sulawesi, Safari Silaturahmi PWI Riau diakhiri dengan penyerahan cendera mata kaos "Bersama-sama Mewujudkan PWI HEBAT" dan makan malam bersama di Resto Ujung Pandang dan minum Sarabba Susu Telur. ***