Heboh Isu 522 Pelajar di Sidoarjo Positif HIV, Dinkes hingga Wagub Jatim Buka Suara

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Jumat, 24 Juli 2026 | 14:46 WIB
Foto ilustrasi: Update isu 522 anak pelajar di Sidoarjo positif HIV. (f: Freepik/jcomp)
Foto ilustrasi: Update isu 522 anak pelajar di Sidoarjo positif HIV. (f: Freepik/jcomp)

 

SIDOARJO, RIAUSATU.COM - Media sosial tengah ramai dengan diskusi mengenai isu yang menyebut sebanyak 522 pelajar di Sidoarjo, Jawa Timur terjangkit HIV/AIDS.

Jenjang pendidikan yang disebutkan mulai dari PAUD/TK, SMP, hingga SMA.

Kabar mengenai lebih dari 500 pelajar mengidap HIV tersebut telah mendapat respons dari pihak Dinas Kesehatan Sidoarjo dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Dinkes menyebut bahwa angka yang beredar di medsos tidak sesuai dengan fakta di lapangan, sedangkan Wagub Emil Dardak menyatakan bahwa kasus tersebut harus selalu dimonitoring.

Dinkes Sidoarjo Ungkap Fakta Kasus Aktif HIV/AIDS pada Anak

Menurut data resmi milik pemerintah daerah, pelajar Sidoarjo yang positif HIV jauh di bawah 522 orang seperti yang beredar di media sosial.

Menurut catatan Dinkes Sidoarjo, sejak tahun 2001 hingga pertengahan 2026 hanya terdapat 60 kasus HIV/AIDS pada kelompok usia 11-17 tahun, dengan rincian tujuh orang telah meninggal dunia dan 53 remaja masih menjalani pengobatan serta pendampingan secara intensif.

“Dari total tersebut, tujuh orang telah meninggal dunia. Sehingga jumlah penyintas yang masih tercatat saat ini sebanyak 53 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina kepada awak media di kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo pada Kamis, 23 Juli 2026.

Lebih lanjut, untuk kelompok anak usia 0-10 tahun, Lakhsmie mengungkapkan ada 117 anak yang positif HIV, menurut data rentang tahun 2001-2026.

“Sebanyak 35 anak telah meninggal dunia, sementara 50 anak berstatus lost to follow up. Jadi, ini kami tidak tahu apakah yang ini telah meninggal dunia atau berpindah tempat tinggal atau kasus yang lainnya,” jelasnya.

Kemudian sebanyak 32 anak di rentang usia 0-10 tahun, kata Lakhsmie masih tetap rutin melakukan pengobatan dengan pendampingan.

Wagub Emil Dardak: HIV/AIDS Bukan Kasus Baru, Harus jadi Perhatian

Adapun Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak atau Emil Dardak mengakui bahwa persoalan HIV bukan hal baru.

“Kasus di Sidoarjo ini bukan sesuatu yang baru dibahas, melainkan kelanjutan dari koordinasi yang selama ini sudah berjalan antara Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten Sidoarjo,” ucap Emil kepada wartawan pada Kamis, 23 Juli 2026.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Rekomendasi

Terkini

X