Sementara dalam video unggahan di akun Instagram @mbg.watch, salah satu orator aksi menyoroti anggaran makan penerima manfaat dengan anggaran lain-lain yang diterima para pimpinan.
“Fakta hari ini, semua pengadaan BGN tidak relate dengan penerima manfaat. Warga penerima manfaat menikmati Rp8.000-Rp10.000, tapi mereka yang ada di dalam menikmati hotel, hidangan mewah, perjalanan dinas,” ujar orator aksi tersebut.
“Itu ratusan juta per hari. Maka hari ini, kami ingin menyegel gedung BGN sebagai bentuk kekecewaan kami pada mereka,” sambungnya.
Sebagai tambahan informasi, saat ini BGN dipimpin oleh Nanik S. Deyang yang resmi diangkat menggantikan Dadan Hindayana sebagai Kepala pada Senin, 8 Juni 2026.
Posisi pimpinan BGN selain Nanik saat ini adalah Mayjen Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai wakilnya.
Sementara 3 eks pimpinan BGN yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewijk Pusung ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung terkait dugaan jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Hal tersebut berkaitan dengan dugaan tindakan korupsi pengelolaan program MBG di lapangan.
***