LOMBOK, RIAUSATU.COM - Beredar video di media sosial yang menunjukkan proses evakuasi balita yang ditemukan berada di tepian atap rumah warga di Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam unggahan Instagram @ahdanmaulana, pada Kamis, 23 April 2026, dilaporkan bocah berusia 2 tahun terjebak di atap usai diduga lepas dari pengawasan orang tuanya.
"Seorang balita berusia sekitar 2 tahun ditemukan berada di atas genting rumah warga di Lombok Tengah," demikian tertulis dalam postingan tersebut.
Berdasarkan laporan di lapangan, proses evakuasi balita yang tengkurap di atas genting rumah warga itu terbilang menegangkan.
Terlebih, setelah sang ibu meminta anaknya untuk diam dan tidak merayap saat warga setempat berupaya untuk mencapai ketinggian atap rumah tersebut.
Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi insiden tak terduga di Lombok Tengah ini bermula hingga akhirnya viral di media sosial? Begini ceritanya.
Sempat Ditinggal Ibunya Mandi
Usut punya usut, peristiwa ini bermula saat sang ibu meninggalkan anaknya sejenak untuk mandi.
Eliza, ibu dari balita berinisial RN (2) itu bercerita, sebelumnya sang anak bermain di halaman namun tiba-tiba menghilang.
Hal tersebut, sontak sempat membuat keluarga panik dan langsung melakukan pencarian.
Eliza kemudian terkejut melihat anaknya sudah berada di tepian atap rumah yang tergolong ekstrem atau berbahaya.
RN diduga naik ke atap melalui kandang ayam yang berada tepat di bawah bangunan rumah.
"Dia naik lewat sini, kandang ayam," kata Eliza kepada awak media di lokasi kejadian, Lombok Tengah, NTB, pada Kamis, 23 April 2026.
Buruh Proyek Dapur MBG Jadi Pahlawan
Dalam insiden itu, Eliza mengaku bingung cara menurunkan anaknya.