Idulfitri: Risalah Nasional untuk Rekonsiliasi Bangsa

photo author
Febriyanto RS, Riau Satu
- Jumat, 20 Maret 2026 | 11:47 WIB
Dewan Penasihat Persatuan Umat Islam (PUI), Prof Ahmad Tjahja Nugraha. (f: istimewa)
Dewan Penasihat Persatuan Umat Islam (PUI), Prof Ahmad Tjahja Nugraha. (f: istimewa)

Prof Achmad menilai, bangsa Indonesia yang majemuk membutuhkan energi moral seperti yang diajarkan dalam Idulfitri.

Tradisi saling memaafkan dapat menjadi fondasi untuk memperkuat kohesi sosial di tengah berbagai perbedaan.

Karena itu, ia mengajak masyarakat menjadikan Idulfitri sebagai momentum refleksi bersama, tidak hanya dalam lingkup keluarga tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Jika Idulfitri dimaknai secara mendalam, maka ia tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi gerakan moral untuk memperbaiki hubungan sosial dan memperkuat persatuan bangsa,” pungkasnya.***.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Febriyanto RS

Tags

Rekomendasi

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB
X