Konflik Berdarah hingga Tumpang Tindih Lahan, Pakar Minta Presiden Audit KSO Agrinas

photo author
Febriyanto RS, Riau Satu
- Minggu, 25 Januari 2026 | 14:08 WIB
Elviriadi, pakar lingkungan hidup. (f: istimewa)
Elviriadi, pakar lingkungan hidup. (f: istimewa)

Menurut dia, capaian keuntungan yang disebut mencapai Rp1,6 triliun pada 2025 harus dibarengi dengan perlindungan hak buruh serta kesejahteraan masyarakat adat dan warga lokal terdampak.

“Agenda ketahanan pangan dalam Asta Cita harus dijalankan tanpa mengorbankan keadilan sosial. Jika tidak, konflik akan terus menjadi bom waktu,” ujar Elviriadi. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Febriyanto RS

Tags

Rekomendasi

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB
X