Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyatakan akan menelusuri detail koordinasi lintas instansi, termasuk Bea Cukai, terkait mekanisme pengawasan Bandara IMIP.
Ia menegaskan pemerintah tidak ingin menempatkan petugas negara hanya sebagai respons ad hoc tanpa kejelasan skema pengawasan.
“Kalau memang dibutuhkan, Bea Cukai siap ditempatkan. Tapi koordinasinya harus jelas dulu. Kita tidak ingin penugasan sekadar reaktif,” ujar Purbaya di Jakarta, Rabu (26/11/2025).
Negara Mulai Mengawasi
Penguatan negara terhadap bandara korporasi mulai terlihat pada 19–20 November 2025 ketika Bandara IMIP menjadi lokasi latihan Komando Gabungan (Kogab) TNI untuk pertama kalinya.
Latihan besar yang melibatkan 26.998 personel lintas matra itu dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, dan Wamenhub Suntana.
Sjafrie menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada ruang aktivitas ilegal yang berpotensi merugikan kekayaan nasional.
“Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik. Semua ketentuan harus ditegakkan tanpa pandang siapa pun,” ujarnya.
Langkah pengawasan dinilai sebagai sinyal bahwa pemerintah mulai memperketat lalu lintas keluar masuk aset dan sumber daya di bandara-bandara khusus yang kini berstatus internasional. ***