Upaya ini menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan program dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.
"Kami ingin Dapur Gizi ini tidak berhenti hanya pada distribusi makanan, tetapi juga menjadi ekosistem pangan berkelanjutan. Dari bahan hingga penyajian, semuanya harus berkualitas dan aman," tegas Irjen Herry.
Irjen Herry menegaskan, program ini bukan sekadar penyediaan makanan, melainkan simbol dari komitmen Polri untuk membangun masa depan bangsa melalui generasi muda yang sehat dan kuat.
"SPPG bukan sekadar dapur, tapi simbol komitmen Polri membangun masa depan yang sehat, kuat, dan berdaya. Memberi gizi berarti menanam harapan," pungkas Irjen Herry. ***