“Tidak ada lagi kelompok Pak HCB, tidak ada lagi kelompok Pak Zul. Sekarang yang ada kelompok Pak Munir. Tidak ada geng KLB, geng Cashback, atau geng apa pun. Yang ada hanya Geng Munir,” ujarnya.
Dengan pengukuhan ini, dualisme PWI resmi ditutup.
Bagi insan pers, momen di Monumen Pers itu bukan sekadar pengesahan kepengurusan baru, melainkan tanda lahirnya kembali satu PWI: bersatu, merdeka, dan bermartabat. ***