Proses evakuasi korban masih berlangsung dan pihak keluarga menunggu hasil tes DNA karena kondisi jenazah tidak bisa dikenali secara langsung.
"Kami masih menunggu (hasil identifikasi) karena belum bisa memastikan yang mana Yudi. Harus lewat tes DNA dulu," kata Epi.
Untuk diketahui, helikopter BK117 D3 jatuh di kawasan hutan Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Senin (1/9/2025), sekitar pukul 08.54 Wita.
Helikopter milik Estindo Air ini dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Bandara Gusti Syamsir Alam, Kotabaru, menuju Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya.
Helikopter dipiloti Haryanto dengan teknisi Hendra. Adapun enam penumpangnya adalah Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, dan Iboy Irfan Rosa. ***