Gubernur Riau dan Kapolda Irjen Pol Herry Heryawan Pimpin Apel Kesiapan Penyelenggara Jambore Karhutla 2025

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Selasa, 22 April 2025 | 09:48 WIB

"Kita harus hidup selaras dengan alam. Lingkungan yang sehat adalah hak anak cucu kita. Menjaga kelestarian bukan sekadar pilihan, tapi kewajiban.”

3. Solidaritas Kemanusiaan (Human Solidarity)

“Ini bukan sekadar soal kepedulian, tapi juga rasa saling memiliki dan membantu. TNI, Polri, pemerintah, dan seluruh lapisan masyarakat harus saling bahu-membahu. Solidaritas adalah energi utama kita," jelas Abdul Wahid.

Gubernur juga menekankan bahwa stigma Provinsi Riau sebagai daerah langganan kebakaran hutan harus diakhiri.

Menurutnya, dengan kebersamaan semua elemen, termasuk peran aktif Gen Z, stigma ini bisa diubah menjadi citra baru, Provinsi yang tanggap dan tangguh dalam penanggulangan bencana.

“Melalui Jambore Karhutla 2025 ini, kita ingin membentuk generasi muda yang peduli, aktif, dan siap menjadi garda terdepan dalam pelestarian lingkungan,” tambah Abdul Wahid.

Masih kata Abdul Wahid, Jambore Karhutla tahun 2025 sendiri dirancang sebagai ajang pelatihan, simulasi, edukasi, dan kampanye publik, yang melibatkan berbagai unsur mulai dari pelajar, mahasiswa, aktivis lingkungan, hingga tokoh masyarakat.

Harapannya, program ini tidak hanya meningkatkan kesiapsiagaan secara teknis, akan tetapi juga membangun kesadaran kolektif dan rasa tanggungjawab sosial dalam menjaga alam Riau.

"Dengan semangat kebersamaan ini, kita akan mampu mengubah tantangan menjadi kekuatan. Bersama, Riau bisa!" tutup Abdul Wahid. 

Sementara Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa dari sisi pengamanan dan dukungan personel, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 800 personel gabungan dari TNI dan Polri untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama kegiatan berlangsung.

"Kami siap mengamankan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kedatangan peserta, pelaksanaan Jambore, hingga malam renungan yang akan diadakan pada malam minggu. Ini sekaligus menjadi momen untuk mendeklarasikan komitmen bersama menjaga lingkungan bersama generasi muda," ujar Irjen Herry.

Lanjut Irjen Herry, puncak acara sendiri akan ditandai dengan deklarasi cinta lingkungan dan sumpah relawan, yang untuk pertama kalinya akan dicatat dan mendapatkan sertifikat hak cipta dari Kementerian Hukum dan HAM.

"Ini akan menjadi sejarah baru di Indonesia, Jambore relawan lingkungan pertama yang hak ciptanya diakui oleh negara. Kita sudah koordinasi, dan Insya Allah perwakilan dari Kementerian Hukum akan hadir langsung untuk itu," pungkas Irjen Herry Heryawan. ***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB
X