"Berita hoax dan Black Campaign berlawanan secara hukum, dan merugikan orang lain, tentu kita harapkan kepada seluruh kontestan dan simpatisan serta timses masing-masing agar menjauhi berita Hoax dan Black Campaign," kata Pak Nasution,.
Dalam penyampaianya, H Syofwan, S.Sos menyebutkan, bahwa pihaknya terus mengantisipasi Black Campaign melalui patroli Media sosial oleh Tim dari Diskominfo.
"Kita memberikan edukasi dalam mencegah black campaign, baik melalui Media maupun secara langsung seperti melalui Radio Swara Lima Luhak," ucapnya.
AKBP Budi Setiyono dalam closing statementnya berharap kepada masyarakat dan penyelenggara Pemilukada, masing-masing Paslon dan Parpol, secara bersama-sama untuk tidak melakukan penyebaran isu hoax dan black campaign karena sangat berbahaya dan dapat memecah belah persatuan di Kabupaten Rokan Hulu.
"Kami pastikan Polri menjunjung tinggi netralitas dan sudah kami perintahkan ke jajaran untuk netral tidak mendukung salah satu calon dan kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk saring sebelum sharing dalam menggunakan medsos harus bijak, dan apabila ada pelanggaran, silahkan melapor ke Sentra Gakumdu," harapnya,
"Silahkan lakukan kampanye secara bijak dan mari kita wujudkan Pilkada Damai, aman sejuk dan kondusif di Kabupaten Rokan Hulu," kata AKBP Budi Setiyono mengakhiri. ***