PPDB Sekolah Garuda 2026 Resmi Diluncurkan, Bisa Sekolah Gratis sampai Lulus

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Jumat, 30 Januari 2026 | 11:18 WIB
Mendikti Saintek, Brian Yuliarto. (f: kompas.com)
Mendikti Saintek, Brian Yuliarto. (f: kompas.com)

 

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Garuda 2026/2027.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto mengatakan, Sekolah Garuda dirancang dengan visi membentuk generasi unggul yang berkarakter, berpikir kritis, dan juga memiliki daya saing yang global.

"Sehingga nantinya diharapkan mereka-mereka bisa berkontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia," kata Brian dikutip dari akun YouTube Kemendikti Saintek, Kamis (29/1/2026), dilansir kompas.com

Brian menjelaskan, nantinya akan ada 20 Sekolah Garuda yang akan dibangun baru oleh pemerintah. Ditambah ada beberapa sekolah yang ditransformasikan menjadi Sekolah Garuda.

Siswa yang berhasil masuk sekolah ini nantinya akan bisa sekolah gratis sampai lulus ditanggung oleh pemerintah.

"Seluruh siswa akan dibiayai, akan mendapatkan biaya siswa penuh," ujarnya. Brian mengatakan, hal ini merupakan wujud kehadiran negara untuk memastikan bahwa akses terhadap pendidikan unggul tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi.
Melainkan dari potensi, prestasi, dan yang paling penting adalah kerja keras.

Oleh karena itu, Brian berharap siswa kelas 9 SMP atau sederajat yang berprestasi bisa mendaftar ke Sekolah Garuda karena akan dibiayai penuh oleh pemerintah.

Utamanya bagi siswa-siswa yang memiliki minat terhadap bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM).

"Sehingga talenta-talenta terbaik negeri ini yang akan membawa kemajuan bagi bangsa ini nantinya bisa difasilitasi penuh oleh negara untuk menimba ilmu setinggi-tingginya," ungkapnya.

Brian juga memastikan nantinya proses PPDB di Sekolah Garuda akan berjalan secara transparan dan akuntabel.

Guru besar ITB ini juga mengingatkan masyarakat tidak percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan jalur khusus untuk masuk Sekolah Garuda. Ia menegaskan, jalur khusus tersebut tidak pernah ada.

"Jika ada orang-orang tertentu yang mengklaim, menawarkan, ada jalur khusus ataupun sama sekali tidak ada, tidak boleh terjadi hal seperti itu, semuanya akan transparan, akuntabel," jelas Brian

Sementara itu, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemendikti Saintek Ahmad Najib Burhani menjelaskan, Sekolah Garuda yang baru dan akan menerima siswa baru ada sebanyak empat sekolah.

"Totalnya adalah 160 siswa (yang akan diterima) kali empat (sekolah total), 660 siswa yang akan diterima pada tahun ini," kata Ahmad.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X