Irjen Herry Heryawan Kenalkan Konsep Green Policing dan Tanamkan Cinta Lingkungan Kepada 338 Calon Wisudawan UMRI

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Sabtu, 19 April 2025 | 13:59 WIB
Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan saat  Kenalkan Konsep Green Policing dan Tanamkan Cinta Lingkungan Kepada 338 Calon Wisudawan UMRI.
Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan saat Kenalkan Konsep Green Policing dan Tanamkan Cinta Lingkungan Kepada 338 Calon Wisudawan UMRI.

Mahasiswa tidak hanya diharapkan untuk menjadi profesional yang unggul, tetapi juga sebagai pemecah masalah yang mampu menyatukan ilmu pengetahuan dan kepedulian terhadap ekosistem.

"Dunia membutuhkan lebih dari sekadar orang pintar, dunia membutuhkan mereka yang peduli," jelas Irjen Herry.

Dengan menggunakan analogi pohon yang tumbuh dari tunas, Irjen Herry menggambarkan betapa pentingnya pembentukan karakter sejak dini.

"Kuliah bukan hanya soal menuntut ilmu, tetapi juga menyiramkan nilai-nilai kebaikan yang nantinya akan berkembang menjadi dahan kuat untuk masyarakat, daun yang rimbun untuk perlindungan, dan akar kokoh yang menopang masa depan," kata Irjen Herry.

Irjen Herry mengajak mahasiswa untuk menjadi jembatan, bukan tembok, yakni mereka yang membuka ruang dialog, kolaborasi, dan perubahan.

"Harapan bagi negeri ini terletak pada mereka yang siap menyongsong masa depan dengan semangat, keberanian, dan karakter hijau," ucap Jenderal Bintan dua ini.

Dalam sesi doorstop, Irjen Herry kembali menekankan pentingnya etika lingkungan dan memperkenalkan tagline Melindungi Tuah, Menjaga Marwah.

Tuah merujuk pada kekayaan alam dan budaya, sementara Marwah adalah jati diri dan harga diri bangsa.

Irjen Herry menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga martabat daerah dan negara di mata dunia.

"Saya sangat senang bisa berbagi pengalaman dengan adik-adik mahasiswa calon wisudawan ini. Saya berharap mereka dapat terus berpikir rasional, berbicara dengan bahasa yang baik, dan melakukan perbuatan yang baik," kata Irjen Herry.

"Dan semua itu harus dilandasi oleh etika moral yang tinggi, yang pada gilirannya akan membentuk kebiasaan kebiasaan positif yang menjadi karakter mereka. Kami berharap lulusan UMRI tidak hanya berhenti setelah meraih gelar, tetapi terus berkembang dan berkontribusi dalam menghadapi dinamika global, regional, serta tantangan zaman digital," sambungnya.

Kehadiran Kapolda Riau menjadi bentuk sinergi antara institusi kepolisian dengan dunia pendidikan dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan.

"Saya berharap seluruh wisudawan dapat bekerja sama, memberikan dedikasi terbaik untuk keluarga, lingkungan, bangsa, dan negara," tutupnya. ***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

X